©MonZaeMon™ 69 - KOMPAS.com - Kepala Polsek Metro Senen, Komisaris
Iman Zebua, mengalami patah tulang di bagian dada akibat bentrokan
antara aparat kepolisian dan mahasiswa di Jalan Diponegoro, Jakarta
Pusat, Kamis (29/3/2012) malam tadi.
Iman kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Saat
dijumpai wartawan di kamar inapnya, Iman menuturkan kronologi
penyerangan yang diduga dilakukan para mahasiswa yang berunjuk rasa
tersebut.
Iman mengatakan bahwa peristiwa bermula saat mengamankan
aksi unjuk rasa mahasiswa UPI YAI dan UKI Salemba, dirinya terkena
lemparan batu.
"Saya kena lemparan batu di dada," tutur Iman, Kamis malam, di RSCM. Iman sempat kehilangan kesadaran.
Namun
saat sudah lemas, ia melihat ada mahasiswa yang memasukkan api ke dalam
botol dan akan membakar pos polisi sehingga ia pun memaksakan diri
untuk mengejar.
Saat mengejar pelaku pembakar pos polisi, Iman terperosok ke dalam lubang sedalam 2 meter.
"Nah, saat itu saya langsung dipukuli oleh lima orang," imbuh Iman.
Dengan
tubuh lemas, Iman akhirnya berhasil ditolong oleh tiga orang anak
buahnya. Pada pukul 19.45, Iman masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD)
RSCM.
"Saya saat itu sudah pingsan. Pingsan sekitar 3 jam. Yang
saya rasakan waktu itu pusing dan sesak. Emang mereka mencari gara-gara,
saat kita kejar, ban yang dibakar malah dilempar ke kita," imbuh Iman.

No comments:
Post a Comment