©MonZaeMon™ 69 - Jakarta
Kapolrestas Samarinda, Kombes (Pol) Arief Prapto Santoso
mengaku tak akan gegabah menangkap mahasiswa di dalam area kampus bila
kedapatan berbuat onar saat demonstrasi. Polisi akan meminta izin kepada
rektorat jika ingin mengamankan pendemo yang sengaja bersembunyi di
kampus.
"Kalau ada permintaan dari kampus, kami akan masuk
(mengamankan mahasiswa yang demo anarkis)," kata Arief kepada wartawan,
Senin (2/4/2012).
Arief menjelaskan, kebanyakan pendemo yang
berasal dari gabungan kampus langsung bersembunyi ke kampus setelah
melakukan kericuhan. Hal ini terjadi pada Sabtu (31/3), pendemo
melempari polisi dengan bebatuan di depan kampus Universitas Mulawarman
(Unmul), Samarinda.
"Hari ini, kita bertemu dengan rektorat
Unmul, terkait kejadian demo. Ada anarkis, kita sudah persuasif dan
sudah lakukan penegakan hukum. Mereka menyatakan permohonan maaf, kami
sambut baik," ujar Arief.
"Terkait proses hukum terhadap
mahasiswa demo anarkis, rektorat mempersilakan kepolisian untuk kita
bertindak secara proporsional," tambah Arief.
Terkait pos
polantas di kawasan simpang empat Mal Lembuswana, Jalan Letjend
Suprapto-Jl M Yamin yang dirusak dan dibakar mahasiswa, Jumat (30/3)
lalu, Arief menegaskan pihak rektorat Unmul menyatakan akan menggandeng
kampus dan elemen pemuda lainnya membangun kembali pos polisi tersebut.
"Ke
depan, akan mencoba bangun kembali pos yang dirusak. Akan melibatkan
komponen kampus dan elemen pemud . Dibangun kembali sesegera mungkin,"
sebut Arief.
"Karena kita tahu, pos polantas itu fasilitas umum
yang digunakan kepolisian untuk mengatur kepadatan kendaraan di kawasan
simpang empat Mall Lembuswana," terangnya.
Ditambahkannya, meski aksi demo penolakan kenaikan BBM di Samarinda sudah mereda, namun pengamanan tetap dijalankan.
"Memang,
adanya peningkatan reaksi terhadap keputusan pemerintah. Kami
berlakukan pengamanan rutin yang ditingkatkan, untuk memberi rasa aman
terhadap kegiatan masyarakat. Masih juga kerjasama dengan TNI, untuk
pengamanan objek vital," tutupnya.
(fdn/fdn)

No comments:
Post a Comment