©MonZaeMon™ 69 - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj. Ani Bambang
Yudhoyono beserta rombongan akan bertolak menuju Beijing, Republik
Rakyat Tiongkok, (RRT) hari ini, Kamis (22/3/2012) untuk melakukan
kunjungan kenegaraan.
Setelah itu, dilanjutkan dengan kunjungan kerja ke Hongkong, pada 24-25
Maret 2012. Dari Hong Kong Presiden Yudhoyono akan bertolak ke Seoul,
Korea Selatan, untuk menghadiri KTT Keamanan Nuklir Kedua (Second
Nuclear Security Summit) dan melakukan kunjungan kenegaraan. Kegiatan
Presiden Yudhoyono di Korea Selatan berlangsung tanggal 26 - 29 Maret
2012.
"Kunjungan kenegaraan diawali pertemuan bilateral dengan Presiden Hu
Jintao dan PM Wen Jiabao. Presiden dijadwalkan menyaksikan MoU on
Maritime Cooperation, MoU on Cooperation in Narcotic Drugs,
Psychoptropic Substances and Precursor Chemical Control, MoU Concerning
Archieves Cooperation, dan MoU on Exchange of External Merchandise
Trade Statistical Data," ujar Dr. Teuku Faizasyah Staf Khusus Presiden
Bidang Hubungan Internasional.
Presiden juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan Wu Bangguo,
Ketua Kongres Nasional Rakyat dan Li Changchun, Anggota Politburo Tetap
Partai Komunis Tiongkok.
Selain bertemu dengan para pemimpin RRT, presiden akan bertemu dengan
beberapa CEO terkemuka di Tiongkok,menyampaikan orasi ilmiah di
Universitas Tsinghua dalam rangka menerima gelar Doktor Honoris Causa
dari universitas tersebut.
Di Hong Kong, pada kunjungan selanjutnya, presiden akan bertemu dengan
Chief Executive Hong Kong Special Administrative Region, Donald Tsang.
Membicarakan kerja sama dalam bidang pembangunan, ketenagakerjaan,
perdagangan, investasi, pendidikan, pariwisata dan sosial budaya.
Presiden juga akan bertemu sejumlah pimpinan perusahaan Hong Kong,
mengajak berinvestasi di Indonesia. Dalam kunjungan ini, presiden akan
meluangkan waktu berdialog dengan masyarakat Indonesia di Hongkong,
termasuk para TKI.
Dalam kunjungan berikutnya di Korea Selatan, presiden akan menyampaikan
serangkaian pidato terkait isu-isu yang menjadi bahasan KTT. Antara
lain Nuclear Security-Safety Interface dan National Measures and
International Cooperation to Enhance Nuclear Security, including Future
Commitments. Dalam rangka kunjungan kenegaraan yang akan berlangsung
pada 28 - 29 Maret 2012, presiden juga dijadwalkan melakukan pertemuan
bilateral dengan Presiden Lee Myung-bak dan pertemuan dengan kalangan
pebisnis Korea Selatan.
Presiden Yudhoyono dan Presiden Lee juga akan menyaksikan
penandatanganan dua buah Nota Kesepahaman (MoU), yakni: MoU on
Comprehensive Energy Cooperation dan MoU on Transportation.
"Kunjungan Presiden Yudhoyono ke RRT dan Korea Selatan tentunya akan
semakin memperkokoh hubungan dan kerja sama Indonesia dengan kedua
negara tersebut. Diharapkan pula kunjungan tersebut dapat semakin
merealisasikan berbagai kerangka kerja sama yang tertuang di dalam
kemitraan strategis antara Indonesia dan masing-masing kedua negara
tersebut.
Sementara itu, kunjungan kerja Presiden ke Hong Kong diharapkan dapat
semakin membuka peluang pasar bagi produk-produk Indonesia serta lebih
menarik investasi dan wisatawan Hong Kong ke Indonesia," ujar Teuku
Faizasyah.
Terkait KTT Keamanan Nuklir, katanya, penting bagi Indonesia. Mengingat
misinya sejalan dengan amanat konstitusi, menciptakan dunia yang lebih
damai, dan yang terbebaskan dari ancaman senjata nuklir. Termasuk,
mencegah jatuhnya bahan-bahan nuklir ke tangan teroris, atau pihak tidak
bertanggungjawab. Presiden dan Ibu Negara akan kembali ke Tanah Air,
Kamis (29/3/2012).
http://www.tribunnews.com/2012/03/22...causa-di-china
selamat ya Pak SBY ini gelar doktor yg keberapa nih ??

No comments:
Post a Comment