Blog www.monzaemon.com sedang dialihkan ke monzaemon69.blogspot.com untuk sementara :')

lagi ngebahas ini

Showing posts with label game. Show all posts
Showing posts with label game. Show all posts

Read More

"Angry Birds Transformers" Bakal Muncul pada Akhir Tahun

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Rovio, pengembang game Angry Birds, bekerja sama dengan studio Hasbro, pemegang lisensi Transformers, akan meluncurkan seri game baru: Angry Birds Transformers. Dalam permainan ini, "Autobirds" akan berusaha mencegah "Deceptihogs" menguasai Bumi.

Selain merilis Angry Birds Transformers dalam perangkat mobile, kedua belah pihak juga akan membuat mainan dan merchandise-nya.

Angry Birds Transformers akan menggunakan sistem Telepods seperti yang dikenalkan dalam seri Angry Birds Star Wars. Pengguna bisa membeli mainan figur Autobirds dan Deceptihogs untuk mendapatkan akses karakter tertentu dalam game, yang memiliki kemampuan khusus.

"Kami sangat senang menggabungkan alam Transformers yang ikonis dengan dunia unik dan menyenangkan dalam Angry Birds," ujar Blanca Juti, Chief Marketing Officer Rovio seperti dikutip dari Digital Trends, Senin (16/6/2014).

Selain itu, Juti mengatakan, game Angry Birds seri terbaru ini juga diharapkan bisa menarik perhatian generasi 1980-an yang besar dengan Transformers, sekaligus generasi masa kini yang sudah akrab dengan Angry Birds.

Rovio belum mengumumkan kapan Angry Birds Transformers akan diluncurkan. Namun, jika mainan dan merchandise-nya akan dipasarkan pada akhir tahun ini, maka bisa jadi waktu peluncuran game-nya juga bersamaan.

Untuk melihat perkembangan dan informasi mengenai Angry Birds Transformers, Rovio telah membuat laman transformers.angrybirds.com khusus untuk proyek ini. Di situs tersebut, pengguna bisa mendapatkan update dan mengunduh konten game.


.
.

Read More

Momen-momen Seru 'Running Man' di Asian Dream Cup 2014 Jakarta

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Setelah sekian laman menunggu, akhirnya fans Indonesia bisa langsung melihat para member 'Running Man' dalam gelaran 'KakaoTalk Asian Dream Cup 2014'. Acara ini berlangsung seru di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Senin (2/6/2014).

Banyak momen seru yang tak terlupakan terjadi baik di lapangan maupun di sekitarnya. detikHOT merangkum lima keseruan para member 'Running Man' sepanjang pertandingan berlangsung.

1. Ji Suk Jin Jadi Kapten Tim




Ji Suk Jin adalah member paling tua di 'Running Man'. Meskipun kerap jadi korban para member lain karena terbilang lemah, sebuah kejutan datang padanya saat pertandingan sepak bola antara Tim Park Ji Sung dan Indonesia All Star.

Secara khusus, Park Ji Sung memilih Ji Suk Jin untuk menggantikannya sebagai kapten kesebelasan. Hand-band merah pun dipasangkan Ji Sung di lengan Ji Suk Jin. Pria berkacamata itu tampak heran dan kaget terpilih jadi kapten.


2. Kwangsoo Human-wave Bareng Penonton




Tak ada yang bisa mengalahkan keseruan ketika Lee Kwangsoo memulai Human-wave bersama penonton. Ia berlari mengelilingi track lari di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan berinteraksi langsung dengan penonton.

Aktor 'Nice Guy' itu memberi aba-aba sampai tiga, kemudian mengajak penonton untuk membuat wave dari satu sisi ke sisi lainnya. Teriakan heboh dan membahana fans 'Running Man' memeriahkan suasana di GBK, Senin (2/6/2014) malam.


3. Yoo Jae Suk Jatuh




Yoo Jae Suk masuk jadi bagian kesebelasan tim Park Ji Sung di babak kedua. Dengan bersemangat, ia melepas kacamatanya dan berlaga di lapangan hijau.

Terlalu bersemangat mengejar bola, Yoo Jae Suk sempat terpeleset dan jatuh di hadapan para fotografer. Tak mengalami hal serius, ia kembali berlari ke tengah lapangan dan melanjutkan permainan.


4. Ji Hyo Bagi-bagi Minuman




Ji Hyo adalah satu-satunya member wanita di 'Running Man'. Karenanya, ia tak ikut bertanding sepak bola bersama Tim Park Ji Sung.

Di pinggir lapangan, ia menunggu di bangku cadangan bersama dengan pemain lainnya. Ji Hyo menghabiskan waktu dengan menyemangati para pemain dan juga para member, termasuk membagi-bagikan minuman buat para pemain yang kehausan usai bertanding.







5. PD Cho yang Supersibuk




Tidak akan ada 'Running Man' tanpa para PD (program director). 'Otak' dari 'Running Man', Cho Hyo Jin juga tampak sibuk sejak awal acara 'KakaoTalk Asian Dream Cup 2014' dimulai.

Pria yang akrab disapa PD Cho itu terlihat mondar-mandir di sekitar para member 'Running Man'. Sebelum Yoo Jae Suk Cs bergiliran masuk lapangan untuk bertanding, ia pun mendampingi para member untuk pengambilan gambar acara 'Running Man'.

(ron/mmu) detik.com

.

.

Read More

Roly Poly Penguin, Game Mirip Pokopang dari Bandung

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Pengembang game Arsanesia dari Bandung kembali meluncurkan game mobile ke-13 pada akhir Februari lalu. Game terbaru ini diberi judul "Roly Poly Penguin" dengan genre kasual.

Tokoh utama game ini adalah seekor penguin yang bernama Pippo. Cara bermainnya mirip seperti game Pokopang di platform Line.

Pemain harus memberi makan Pippo dengan makanan favoritnya yaitu ikan. Caranya, dengan mencocokan warna ikan yang ada dilayar dan menarik garis antara ikan yang berdekatan (minimal tiga) dan memiliki warna yang sama (sejenis).

Kehadiran ikan spesial seperti ikan laser, ikan bom, dan ikan petir menambah variasi serta tingkat kesulitan permainan.

CEO Arsanesia Adam Ardisasmita mengatakan, game ini dapat dimainkan oleh semua umur dan cara memainkannya terbilang mudah. Adam dan tim sengaja membuat game kasual karena genre tersebut sedang disenangi oleh mayoritas pengguna perangkat mobile.

Roly Poly penguin saat ini sudah tersedia di toko aplikasi online Windows Phone Store, Nokia Store, dan Google Play Store. Dalam waktu dekat, Arsanesia menjanjikan Roly Poly Penguin akan tersedia untuk perangkat Apple iOS.


.
.

Read More

Flappy Bert, Game Parodi Flappy Bird

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Perusahaan program anak Amerika Serikat, Sesame Street, adalah pihak terbaru yang mencoba meluncurkan versi lain dari permainan Flappy Bird.

Sesame Street membuat Flappy Bert, permainan parodi dengan konsep serupa, di mana pengguna harus membuat tokoh Bert itu mengambang di udara dan melewati sejumlah pipa.

Awal pekan ini, game Flappy Bird resmi ditarik dari toko aplikasi setelah penciptanya, Dong Nguyen, mengatakan kepopuleran game ini telah "menghancurkan hidup saya yang sederhana."

Sejak itu, banyak versi serupa bermunculan di toko aplikasi.

Kelompok musik Fall Out Boy juga tak terkecuali. Mereka mengumumkan akan merilis game Flappy Bird versi mereka.

Diunduh 50 juta kali

"Roma tidak dibangun dalam satu hari, tetapi game ini bisa," tulis band Amerika ini dalam situs resminya.

"Kami akan memberikan kepada anda: Fall Out Bird... Berteriaklah kepada Flappy Bird, RIP."

Fall Out Bird sudah tersedia di Google Play dan akan menyusul rilisnya di App Store.

Sementara itu, jika pengguna ponsel menelusuri toko aplikasi Apple, sejumlah game dengan nama atau konsep yang mirip masih tersedia seperti Flappy Bee, City Bird: Flappy Flyer, dan Fly Birdie.

Flappy Bird sebelumnya sempat diunduh lebih dari 50 juta kali, dan menjadikan game ini sebagai permainan terpopuler sejauh ini. (BBC Indonesia)




.
.

Read More

"Angry Birds Stella", Cerita Baru si Burung Pemarah

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Perusahaan pengembang game dan animasi Angry Birds, Rovio, yang berasal dari Finlandia, mengumumkan cerita baru burung pemarah yang disebut Angry Birds Stella, Kamis (13/2/2014).

Dalam siaran pers, Rovio mengatakan bahwa Stella dan teman-temannya adalah "sekelompok karakter baru yang penuh semangat dan cinta untuk bersenang-senang, melakukan petualangan, dan kreativitas bersama."

Dalam cerita Angry Birds Stella, akan ada setidaknya lima karakter burung baru. Bakal ada pula karakter protagonis dan antagonis.

Rovio akan mengimplementasikan karakter Angry Birds Stella dalam produk game, animasi, mainan, buku, hingga produk retail lainnya selama beberapa tahun mendatang. Rencananya, Angry Birds Stella akan hadir pada September 2014.

"Kisah Angry Birds Stella akan hidup dan berkembang di semua produk fisik dan digital, menjembatani mereka dengan cara yang menyenangkan dan inovatif. Stella dan teman-temannya akan mengajak berpetualang," kata CEO Rovio, Mikael Hed.

Sejarah Rovio dan Angry Birds

Rovio bermula dari Relude, sebuah perusahaan rintisan (startup) pembuat game, yang didirikan pada tahun 2003 oleh tiga mahasiswa Helsinki University of Technology, Finlandia, yakni Mikael Hed, Jarno Väkeväinen, dan Kim Dikert.

Mereka juara dalam kompetisi pembuatan game yang disponsori Nokia dan HP. Game itu berjudul King of the Cabbage World.

Tahun 2005, Relude ganti nama jadi Rovio Mobile dan membangun kantor di Espoo, Finlandia. Awalnya, mereka menerima investasi dari investor perorangan.

Rovio Mobile kemudian merilis permainan Angry Birds untuk iOS, barukemudian dibuat untuk sistem operasi Android. Tak butuh waktu lama bagi Angry Birds untuk menjadi salah satu game paling disukai dan paling dikenal. Jumlah unduhannya mencapai 1 miliar kali dari toko aplikasi Google Play Store dan Apple App Store.

Mulai Maret 2011, Rovio Mobile mendapat banyak investasi, baik dari perusahaan investasi maupun investor perorangan. Pada Juli 2011, perusahaan ini ganti nama lagi menjadi Rovio Entertainment Ltd.

Dari perusahaan game, Rovio bertransformasi menjadi perusahaan hiburan. Sejak Angry Birds menjadi candu bagi pengguna Android dan iOS, mereka memperluas sayap bisnis dengan menjual boneka, kaus, dan cendera mata Angry Birds yang berada di bawah lisensi.

Mereka memperluas sekuel permainan Angry Birds dan sudah berani melakukan akuisisi sebuah perusahaan game bernama Futuremarks Games Studio.


.
.

Read More

Flappy Bird 'Pergi', Inilah 5 Alternatif Penggantinya

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Si pembuat Flappy Bird, Dong Nguyen, telah membuktikan ucapannya. Ia akhirnya mencabut game yang super adiktif tersebut dari toko aplikasi Apple App Store dan Google Play Store.

Artinya, pengguna iPhone dan perangkat Android sudah tidak bisa lagi mengunduh game ini dari kedua toko digital tersebut. Untungnya, bagi yang sudah mengunduh game tersebut masih tetap bisa memainkannya.

Masih ingin mencoba memainkan game ini? Sebenarnya, Anda masih bisa mencoba mencari APK dari game ini di dunia maya. Namun, jika tidak mau terlalu repot, ada beberapa judul game lain yang menawarkan gameplay yang tidak jauh berbeda dari Flappy Bird.

Apa saja? Berikut lima alternatif pengganti game Flappy Bird, seperti dikutip dari Pocket-Lint.

1. Clumsy Bird


Game ini menggunakan karakter yang sama dengan Flappy Bird, yaitu burung. Bedanya, karakter di game Clumsy Bird memiliki desain yang mirip dengan burung pemarah warna merah dari franchise buatan Rovio, Angry Birds.

Grafis di Clumsy Bird juga hadir lebih baik dibandingkan Flappy Bird. Ia tidak menggunakan desain 8-bit, melainkan gambar kartun dengan latar belakang hutan. Rintangannya pun berbeda. Apabila Flappy Bird memiliki rintangan pipa, game ini hadir dengan penghalang berbentuk pohon.

Clumsy Bird untuk sementara baru tersedia di platform Android.

2. Iron Pants


Karakter game ini sedikit berbeda dibandingkan Flappy Bird. Pihak pengembang memilih untuk menggunakan karakter pahlawan super bertopeng yang bisa terbang.

Pihak pengembang menggunakan grafis 8-bit, mirip dengan Flappy Bird. Bedanya, rintangan yang dihadirkan berbentuk balok-balok kayu yang disusun tinggi.

Iron Pants tersedia di iOS dan Android.

3. Fly Birdie


Menggunakan konsep yang benar-benar sama dengan Flappy Bird. Pihak Pocket-Lint sendiri menyebut game ini sebagai salinan langsung dari konsep game Flappy Bird.

Salah satu kesamaan yang paling kentara, pemain harus mengarahkan karakter burung melewati rintangan berbentuk pipa.

Bedanya, karakter burung yang dihadirkan berbentuk ilustrasi dan game yang satu ini relatif lebih mudah dibandingkan Flappy Bird.

Untuk sementara, ia baru tersedia untuk iOS.

4. Flappy Wings



Memiliki konsep yang benar-benar mirip dengan Flappy Bird. Sama-sama menggunakan grafis 8-bit, karakter burung, latar belakang kota, dan rintangan berbentuk pipa.

Bedanya, Flappy Wings dikatakan menawarkan gameplay yang lebih baik dibandingkan Flappy Bird. Ia hadir dengan kontrol yang sederhana dan musik latar yang menarik.

Flappy Wings untuk sementara baru tersedia di Android.

5. Amazing Cupid



Game ini buatan developer lokal Indonesia, Touchten. Seperti namanya, game tersebut menggunakan karakter dewa cinta erotis Cupid. Pemain harus mengetuk layar untuk menerbangkan Cupid, dan melewati setiap celah pilar-pilar besar.

Amazing Cupid lebih sulit dimainkan daripada Flappy Bird. Setiap kali permainan berakhir, maka game ini akan memunculkan teks yang cukup menyebalkan, seperti "Pantesan lo masih Jomblo," atau "Ini bisa main kaga sih?"

Pemain dapat memilih tiga modus permainan dalam Amazing Cupid, yaitu Normal, Hard, dan Impossibro.

Untuk sementara, game ini hanya tersedia untuk perangkat Android.




.
.

Read More

Sebab Balik Lenyapnya Flappy Bird

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Di tengah sukses yang terbilang luar biasa, Dong Nguyen, pengembang game Flappy Bird, mengeluarkan pengumuman mengejutkan. Dia berkata akan menarik game yang sulit dimainkan, tetapi membuat ketagihan itu dari peredaran.

"Saya minta maaf, pengguna Flappy Bird, 22 jam dari sekarang, saya akan mencabut Flappy Bird," bunyi pengumuman Dong melalui akun Twitter miliknya, Sabtu (9/2/2014).

Lewat rangkaian tweet berikutnya, Nguyen menjelaskan bahwa keputusan mengejutkan itu semata-mata dilandasi oleh popularitas Flappy Bird yang telah merusak "hidupnya yang sederhana". Dia menampik kemungkinan bahwa Flappy bird telah dijual ke pihak lain ataupun tersandung masalah hukum.

Soal yang terakhir disebut itu memang ramai didiskusikan sebelumnya. Flappy Bird terbilang fenomena unik. Game yang sangat populer ini sebenarnya sangat sederhana, baik dari segi tampilan maupun gameplay yakni pemain menerbangkan seekor burung melalui celah-celah pipa sebanyak dan selama mungkin untuk mengumpulkan skor. Itu saja.
Screenshot gameplay Flappy Bird
Namun, sebagaimana disoroti oleh Forbes, di balik konsep simpel Flappy Bird tersembunyi potensi masalah hukum yang mengintai pembuatnya. Yang paling jelas terlihat adalah tampilan grafis game ini. Flappy Bird ramai disebut memiliki beberapa kesamaan visual dengan seri game Super Mario Bros dari Nintendo.

Kesamaan yang dimaksud misalnya bentuk pipa hijau yang sangat mirip dengan benda serupa di game Mario, juga desain karakter burung serupa ikan terbang bernama "cheep-cheep" yang muncul di seri ketiga game buatan Nintendo tersebut. Backdrop dan gaya grafis ala konsol game 8-bit jadul seakan melengkapi kemiripan yang ada.

Bahkan, suara yang muncul ketika burung melewati celah pipa juga mirip dengan suara ketika tokoh Mario di game Nintendo mendapatkan koin.
Kotaku.com
Kesamaan tampilan obyek dalam game Flappy Bird (kiri) dan Super Mario Bros
Mungkinkah Nguyen sengaja menjiplak dari Mario? Entahlah, tapi Kotaku berpendapat ada kemungkinan lain. "Mungkin (kemiripan itu) sengaja dibuat sebagai protes halus terhadap Nintendo karena tak memublikasikan judul-judul game besar di iOS, mungkin pula karena Nguyen menciptakan Flappy Bird hanya dalam waktu tiga hari," tulis situs tersebut.

Dengan semua kesamaan itu, bisa jadi hanya soal waktu sebelum Nintendo melayangkan gugatan hukum. Terlebih Nguyen mendapat penghasilan yang tidak kecil dari Flappy Bird.

Buruk tapi bagus

Dari segi gameplay dan kualitas keseluruhan, boleh dibilang tak ada yang istimewa dari Flappy Bird. Malahan, game ini bisa dibilang buruk karena terkesan dibuat oleh seseorang yang baru belajar mengembangkan game.

Polygon mencontohkan sejumlah bug animasi dan penurunan performa pada versi Android, berikut hitbox (obyek tak kasat mata dalam game yang digunakan untuk mendeteksi benturan antar-obyek) berukuran terlalu besar. Hitbox ini adalah alasan mengapa si burung mudah sekali terbentur pipa ketika hendak melewati celah.

Begitupun dengan mekanisme "terbang" atau flapping, yang sebenarnya tak istimewa.

Toh, gameplay sangat sederhana dan grafis butut tak menghalangi Flappy Bird meraih popularitas luar biasa. Mungkin lantaran fasilitas "restart" yang dibuat mudah, pemain akan ketagihan untuk mencoba lagi dan lagi, penasaran ingin menerbangkan si burung lebih jauh dan mendapat skor lebih tinggi.

Flappy Bird pun menjadi contoh, betapa selera pasar sebenarnya tak bisa ditebak. Seperti yang pernah diucaptkan oleh screenwriter dan novelis William Goldman bahwa orang-orang Hollywood sebenarnya "tak tahu apa-apa".

Tanpa tingkatan level, grafis "wah", cerita, mekanisme achievement, ataupun dukungan promosi berdana besar, Flappy Bird menggelontorkan Rp 600 miliar ke kantong pembuatnya. Kesuksesan tersebut mengejutkan semua orang, bahkan Dong Nguyen sendiri.

Tetapi apakah formula gameplay Flappy Bird yang adiktif dan menjadi kunci popularitasnya adalah benar ciptaan Nguyen? Boleh jadi memang demikian, tapi ada pula kemungkinan sebaliknya. Flappy Bird bukan game pertama yang mengetengahkan seekor burung terbang melintasi halang rintang.
@kek_zanorg Perbandingan game Piou Piou (kiri) dengan Flappy Bird
Dulu, pernah muncul game mobile berjudul Piou Piou yang dirilis pada 2011. Kecuali gaya tampilan grafis, Flappy bird pada dasarnya mengusung konsep yang serupa dengan game ini. Pembuatnya pun merasa curiga dan mengunggah sebuah tweet berisi perbandingan kedua game, seperti bisa dilihat di atas.

Lalu, apakah Nguyen mengambil inspirasi untuk Flappy Bird dari Super Mario Bros dan Piou Piou? Dia mengatakan bahwa masalah hukum bukanlah penyebab ditariknya Flappy Bird dari peredaran.

Ketika ditanya soal dugaan pelanggaran hak cipta lewat Twitter, Nguyen memberi jawaban yang mengundang rasa penasaran. "Ah, saya tak mencuri sesuatu apa pun secara langsung. Melakukan itu adalah sebuah seni tersendiri," ujarnya singkat.

Strategi

Hingga beberapa jam sebelum penarikannya, Flappy Bird masih bercokol di posisi teratas tangga unduhan terbanyak toko aplikasi iTunes App Store dan Google Play. Game ini sudah diunduh lebih dari 50 juta kali.

Kalau bukan karena menghindari jerat hukum, lalu apa yang menjadi motivasi Nguyen mencabut game Flappy Bird di tengah-tengah kejayaannya?

Pengumuman Nguyen mengundang reaksi di internet, banyak di antaranya mengungkapkan kebingungan. "Bayangkan (Mark) Zuckerberg meninggalkan Facebook hanya karena membuat hidupnya sulit," bunyi tweet seorang pengguna Twitter yang dikutip USA Today.

Bloger Robert Scoble berspekulasi keputusan tersebut tak lain merupakan strategi marketing yang coba diterapkan oleh Nguyen. Dengan penghasilan ratusan juta rupiah per hari dari iklan, dalam waktu hanya satu minggu, developer asal Vietnam itu disebut Scoble sudah mengumpulkan cukup uang untuk hidup selama beberapa tahun tanpa bekerja.

Nah, dengan mengumumkan rencana menyetop Flappy Bird, Nguyen bisa mendorong angka download game tersebut lebih jauh lagi. Ini karena pengguna yang belum memainkan (atau ingin meng-install ulang) Flappy Bird akan buru-buru mengunduhnya sebelum lenyap.

Pengumuman itu juga berpotensi menghasilkan efek tersendiri untuk game berikutnya dari Nguyen. "Kehebohan yang ditimbulkan… akan sangat luar biasa… semua orang akan membeli game (selanjutnya) itu, karena takut dia (Nguyen) akan menghapusnya juga, sehingga membuat dia lebih kaya raya," tulis Scoble.

Di luar dugaan-dugaan tersebut, tentu, tetap ada kemungkinan bahwa Nguyen hanya merasa tak nyaman dengan ketenaran yang tiba-tiba dijatuhkan di atas kepalanya oleh Flappy Bird.


.
.

Read More

Game "Flappy Bird" Menghilang ?

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Game Flappy Bird memang meraih sukses besar dan berhasil menjadi pembicaraan di media massa dan media sosial. Di tengah sukses tersebut, si pembuat Flappy Bird, Dong Nguyen, memutuskan untuk mencabut game tersebut dari toko aplikasi Apple App Store dan Google Play Store.

Dari pantauan KompasTekno pada Senin pagi (10/2/2014), jam 08.00 WIB, Flappy Bird sudah hilang dari toko aplikasi perangkat iOS dan Android.

Berarti, Flappy Bird sudah tidak bisa lagi diunduh oleh pengguna baru. Sementara pengguna yang telah memasang game ini di perangkatnya, tetap bisa memainkan seperti biasa.

Nguyen memang telah mengumumkan akan mencabut game yang sederhana, adiktif, dan memancing emosi itu. Ia mengkonfirmasi bahwa keputusan itu tidak ada hubungannya dengan masalah hukum, ia juga mengatakan tidak mau menjual Flappy Bird.

Ini semata dilakukan Nguyen karena popularitas Flappy Bird telah merusak "hidupnya yang sederhana."

Potensi terjerat hukum

Di tengah sukses Flappy Bird, game ini berpotensi terjerat masalah hukum. Forbes mencatat Flappy Bird memiliki beberapa kesamaan visual dengan game Super Mario Bros dari Nintendo.

Kesamaan yang dimaksud misalnya bentuk pipa hijau yang sangat mirip dengan benda serupa di game Mario, juga desain karakter burung serupa ikan terbang bernama "cheep-cheep" yang muncul di seri ketiga game buatan Nintendo tersebut. Latar belakang dan gaya grafis ala konsol game 8-bit jadul seakan melengkapi kemiripan yang ada.

Bahkan, suara yang muncul ketika burung melewati celah pipa juga mirip dengan suara ketika tokoh Mario mendapatkan koin.

Selain itu, Flappy Bird kerap dikaitkan meniru game berjudul Piou Piou yang dirilis pada 2011 karena memiliki konsep serupa dari sisi cara memainkan, karakter si burung, serta blok hijau yang menjadi rintangan.


@kek_zanorg Perbandingan game Piou Piou (kiri) dengan Flappy Bird
Nguyen berpendapat, potensi masalah hukum bukanlah penyebab ditariknya Flappy Bird dari peredaran. Ketika ditanya soal dugaan pelanggaran hak cipta lewat Twitter, Nguyen memberi jawaban yang mengundang rasa penasaran. "Ah, saya tak mencuri sesuatu apapun secara langsung. Melakukan itu adalah sebuah seni tersendiri," ujarnya singkat.

Hingga beberapa jam sebelum penarikan, Flappy Bird masih bercokol di posisi teratas tangga aplikasi gratis terpopuler untuk perangkat iOS dan Android. Game ini sudah diunduh lebih dari 50 juta kali dan menghasilkan uang Rp 600 juta per hari untuk Nguyen.

Flappy Bird dikembangkan sendiri oleh Nguyen (29 tahun), yang berasal dari Hanoi, Vietnam. Game ini dirilis pada Mei 2013. Jumlah unduhannya mulai naik pada November 2013, lalu mendadak populer pada awal 2014.

Nguyen merilis Flappy Bird di bawah nama .Gears Studios. Namun, ini bukanlah nama sebuah perusahaan. Nguyen bekerja seorang diri mengembangkan Flappy Bird dan game lainnya seperti Super Ball Juggling, dan Shuriken Block.

Di masa depan, Dong berencana memberi pembaruan fitur dan menutup kekurangan pada game buatannya. Ia juga akan merilis game HTML5 terbaru dengan judul Smashing Kitty, yang menawarkan karakter kucing serta cara bermain yang beda.


.
.

Read More

"Flappy Bird" Dituduh Curang, Penggemar Beri Bukti

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Pesatnya perkembangan game Flappy Bird yang kini menjadi fenomena di jejaring sosial menuai kontroversi. Pasalnya kepopulerannya di toko aplikasi diduga dibantu oleh bot.

Carter Thomas, seorang pengembang aplikasi iOS dan ahli dalam hal pemasaran aplikasi, melihat perkembangan peringkat game Flappy Bird dan game buatan Don Nguyen lainnya, Super Ball Juggling, dan Shuriken Block.

Menurutnya, ketiganya memiliki lonjakan grafik yang tidak masuk akal. Ulasan Thomas ini bisa dibaca di tautan berikut ini.

Bagaimana mungkin sebuah game yang diluncurkan pada bulan Juni 2013 bisa langsung populer hanya dalam 6 bulan. Thomas membandingkan Flappy Bird dengan game-game buatan Nguyen lainnya, yang memiliki pola peningkatan grafis yang mirip, melonjak tajam.

Loncatan kepopuleran game buatan Nguyen tersebut memiliki pola yang berbeda dibanding game-game lain di dalam toko aplikasi, baik Google Play Store atau Apple App Store.

Selain itu, setelah memeriksa review-review yang ditulis dalam toko aplikasi tersebut, Thomas menemukan banyak pengulangan kata, seperti :glitch," "Pipe," dan "Addicting." Kata-kata tersebut digunakan di banyak review.

Dilansir Gameranx, Selasa (4/2/2014), Nguyen sendiri tidak ingin mempersoalkan hal tersebut lebih jauh. Tanggapan resminya adalah dirinya menghormati opini yang dibuat semua orang tentang game-nya dan tidak ingin berkomentar tentang artikel tersebut.

Namun, artikel Thomas tersebut disanggah oleh beberapa pembaca di kolom komentar dengan memberikan buktinya. Menurut mereka, kepopuleran Flappy Bird dibantu oleh media sosial, salah satunya adalah review yang dilakukan oleh user ID PewDiePie di situs berbagi video, YouTube.

PewDiePie adalah kanal YouTube yang berisi video-video momen dirinya bermain game. Saat ini kanal YouTube milik pria yang berasal dari Swedia tersebut memiliki lebih dari 21 juta subscribers.

Dari review YouTube tersebutlah orang mulai mengetahui apa itu Flappy Bird, video itu pun beredar viral yang diikuti dengan screenshot-screenshot skor game Flappy Bird di jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, dan Path yang membuat orang penasaran dan mencoba.

Sementara mengenai game-game buatan Nguyen lainnya, banyak komentar yang mengatakan bahwa setelah bermain Flappy Bird, pengguna juga ingin mencoba game lain yang dibuat oleh developer yang sama. Itulah alasan mengapa game buatan Nguyen selain Flappy Bird juga terdongkrak popularitasnya.


.
.

Read More

Game "Flappy Bird" Bisa Dimainkan di PC

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - ika Anda merasa kurang puas memainkan game Flappy Bird dari ponsel pintar atau tablet, Anda bisa memainkannya di perangkat dengan ukuran layar yang lebih besar, yaitu komputer pribadi (personal computer/PC).

Ya, game Flappy Bird kini bisa diakses melalui situs web, sehingga Anda dapat memainkannya dari PC. Anda harus mengunjungi situs web di tautan ini untuk memainkan game yang menjengkelkan karena kesulitannya, namun sangat membuat penasaran itu.

Selain itu, Anda juga dapat memainkan Flappy Bird dari situs jejaring sosial Facebook melalui tautan berikut ini.

Tidak diketahui siapa yang membuat Flappy Bird tersedia di situs web dan Facebook. Karena, pembuat Flappy Bird yang bernama Nguyen Ha Dong, hanya mengembangkan game ini di perangkat mobile.

Selain di Android dan iOS, Nguyen juga berjanji akan meluncurkan Flappy Bird di platform Windows Phone dalam waktu dekat.

Nguyen, saat ini berusia 29 tahun dan berasal dari Hanoi, Vietnam. Flappy Bird sebenarnya telah diluncurkan sejak Mei 2013. Pada November 2013, unduhan Flappy Bird meningkat pesat di toko aplikasi Apple App Store dan Google Play Store.

Dong mengklaim, game gratis ini sekarang diunduh sebanyak 2 sampai 3 juta kali per hari dari perangkat Android dan iOS.

Nguyen merilis Flappy Bird di bawah nama .Gears Studios. Namun, ini bukanlah nama sebuah perusahaan. Nguyen bekerja seorang diri mengembangkan Flappy Bird dan game lainnya seperti Super Ball Juggling, dan Shuriken Block.

Di masa depan, Dong berencana memberi pembaruan fitur dan menutup kekurangan pada game buatannya. Ia juga akan merilis game HTML5 terbaru dengan judul Smashing Kitty, yang menawarkan karakter kucing serta cara bermain yang beda.




.
.

Read More

Google Kini Bayar Langsung Aplikasi Android Buatan Indonesia

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Google mengubah kebijakan penjualan aplikasi Android di Indonesia. Selain menampilkan harga aplikasi dengan mata uang rupiah, sekarang pengembang asal Indonesia juga bisa merilis aplikasi Android berbayar di Google Play Store.

Mulai Jumat (7/2/2014), Google sudah mau mentransfer uang hasil penjualan aplikasi Android berbayar ke rekening bank di Indonesia. Ini sangat memudahkan pengembang Indonesia dalam menjual aplikasi berbayar karena mereka tak perlu lagi berurusan dengan perantara dari negara lain.

Cukup dengan membuka rekening bank di Indonesia, dan mendaftarkannya di Play Store, maka pengembang dapat menerima transfer uang hasil penjualan aplikasi dari Google.

Pengguna Android di Indonesia sendiri mulai hari ini sudah bisa membeli aplikasi di Play Store dengan harga mulai Rp 12.000.

CEO pengembang game TouchTen, Anton Soeharyo, menyambut perubahan kebijakan yang sangat memudahkan pengembang asal Indonesia ini. "Ini perubahan yang bagus, dan kami jadi semangat untuk membuat game di Android. Kami bisa langsung tarik uang hasil penjualan dari bank di Indonesia," kata Anton saat dihubungi KompasTekno.

Sebelumnya, Google tidak mau mentransfer uang hasil penjualan aplikasi Android ke rekening bank di Indonesia. Hal ini membuat pengembang Indonesia hanya dapat melakukan registrasi dan memublikasikan aplikasi gratis di Play Store.

Sementara itu, jika ingin memublikasi aplikasi atau game berbayar, pengembang aplikasi lokal biasanya menjalin kemitraan dengan publisher aplikasi atau game dari Singapura, Hongkong, atau Amerika Serikat.

Jika menjalin kemitraan dengan publisher di luar negeri, biasanya mereka memotong keuntungan pengembang. CEO perusahaan pengembang aplikasi DyCode asal Bandung, Andri Yadi mengatakan, publisher biasanya meminta biaya sekitar 10 persen dari total 70 persen yang diterima pengembang atas aplikasi Android berbayar yang mereka jual.

"Kalau dulu untung kita jadi berkurang, jadi hanya dapat 60 persen dari hasil penjualan. Tapi sekarang developer di Indonesia sudah bisa dapat untung 70 persen, dan 30 persennya untuk Google," kata Andri.

Meski sekarang pengembang aplikasi di Indonesia sudah bisa berjualan langsung di Play Store, mereka masih harus dihadapkan pada masalah klasik dalam ekosistem Android, yaitu pembajakan aplikasi. Dalam kasus ini, dibutuhkan kesadaran pengguna untuk lebih menghargai karya dan kreativitas para pengembang.

Potong pulsa

Pengembang aplikasi dan game di Indonesia sebenarnya punya harapan besar agar Google mau menerima pembayaran dengan metode potong pulsa, lantaran jumlah pengguna kartu kredit di Indonesia tidak mengalami pertumbuhan signifikan. Sementara itu, untuk membeli aplikasi, pengguna ponsel pintar atau tablet di Indonesia lebih familiar dengan metode potong pulsa.

"Di Jepang dan Korea Selatan, Google sudah membuka metode pembayaran potong pulsa untuk pembelian aplikasi Android. Ini salah satu alasan kenapa pengembang di sana kaya, dan ekosistemnya tumbuh pesat," ujar Anton.

Beberapa perusahaan operator seluler di Indonesia sudah berusaha melobi Google agar mau membuka metode potong pulsa. Namun, hingga kini Google belum merealisasikan hal itu.

Toko aplikasi online Windows Phone, Nokia Store, dan BlackBerry World sudah lama membuka metode potong pulsa hasil kerja sama dengan perusahaan operator seluler. Hal ini sangat memudahkan pengembang untuk mendapatkan uang dari aplikasi mereka.


.
.

Read More

Inilah Alasan Mengapa Game "Flappy Bird" Mendadak Populer

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Game Flappy Bird sudah dirilis sejak Mei 2013 untuk perangkat berbasis iOS dan Android. Game ini mendadak populer dan ramai dibicarakan di media sosial pada awal 2014, bahkan media massa sekelas Time dan Forbes pun turut mengulas permainan ini.

Flappy Bird dibuat oleh Nguyen Ha Dong, berusia 29 tahun, asal Hanoi, Vietnam. Ia meluncurkan game Flappy Bird pada Mei 2013 di bawah bendera dotGears Studio, meskipun itu bukanlah nama sebuah perusahaan, dan hanya Dong sendirilah yang berada di Gears Studio.

Seseorang menanyakan kepadanya tentang popularitas Flappy Bird yang mendadak naik daun. Apakah ini benar-benar alami?

Dong sendiri tidak tahu mengapa game buatannya bisa begitu populer. "Sulit untuk percaya. Saya tidak memiliki sumber daya untuk melakukan hal lain selain mengunggah permainan ini (ke Apple App Store dan Google Play Store)," kata Dong.

Dia juga mengatakan bahwa akun yang mengatasnamakan Flappy Bird di media sosial Twitter, Facebook, dan Instagram, bukan dimiliki oleh dirinya sendiri.

"Popularitas bisa menjadi keberuntungan saya," ucap Dong dalam wawancara dengan Chocolate Lab Apps.

Chocolate Labs Apps berpendapat, salah satu alasan naik daunnya Flappy Bird adalah ulasan yang ditulis para pengguna di toko aplikasi Android dan iOS, serta ramainya perbincangan di Twitter yang menggunakan tanda pagar #FlappyBird.

Pengguna berlomba-lomba membuat ulasan tentang Flappy Bird dengan nuansa konyol dan deskripsi bagaimana frustrasinya mereka memainkan game tersebut.

Bahkan, bermunculan pula gambar olahan bernuansa lucu (meme) yang menggambarkan tentang bagaimana mereka kecanduan game yang membuat emosi ini.


Gambar olahan bernuansa lucu (meme) yang menggambarkan ekspresi memainkan Flappy Bird
Menurut Dong, sebagian besar pengguna game Flappy Bird adalah anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah. Ia mengucapkan terima kasih kepada mereka yang berbagi pengalaman memainkan Flappy Bird.

Dalam game ini, pengguna dapat membagikan skor mereka lewat pesan singkat (SMS), pesan elektronik (e-mail), serta media sosial Facebook dan Twitter. Bagi pemain, mendapatkan skor yang tinggi bisa jadi merupakan kebanggan tersendiri karena Flappy Bird merupakan salah satu game tersulit.

Cara memainkan

Karakter utama game dengan nuansa grafis 8-bit ini adalah seekor burung. Cara memainkan Flappy Bird cukup dengan mengetuk jari ke layar untuk membuat si burung terbang, dan burung itu diharuskan melewati pipa-pipa berwarna hijau. Tidak ada tantangan atau cerita lain!

Pemain akan mendapat skor 1 (satu) jika berhasil melewati satu pipa.

Di sinilah tantangan memainkan Flappy Bird. Membuat si burung melewati pipa adalah hal yang sangat sulit. Jika waktu Anda mengetuk layar tidak tepat, maka si burung terbang dan akhirnya menabrak pipa. Dan, Anda harus mengulang game ini dari awal.

Rasa penasaran semakin menjadi ketika melihat skor. Setelah bermain berkali-kali, dan gagal terus, ternyata skor terbaik yang Anda dapat hanya lima (5). Anda tidak akan tinggal diam melihatnya, ada dorongan kuat untuk mencoba lagi, tidak mungkin menolak tombol "OK" dan "Start."


.
.

Read More

Film 'Temple Run' Segera Diproduksi

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
http://images.detik.com/content/2013/11/13/229/templedlm.jpg
temple run
MonZaeMon 69 - Gemar memainkan game Temple Run? Kini Warner Bros. sedang mendekati perusahaan aplikasi game tersebut, Imangi Studios, untuk dibuatkan film layar lebar.

'Temple Run' pertama kali dirilis pada 2011. Permainan tersebut sangat populer di aplikasi game ponsel.

Film akan mengikuti cerita seorang petualang yang dikejar-kejar oleh makhluk misterius usai mengambil sesuatu benda dari kuil. Belum ada nama sutradara dan aktor yang diinformasikan terlibat dalam proyek ini.

Rencananya, film 'Temple Run' akan diproduseri oleh David Heyman lewat bendera Heyday Films. David sebelumnya bekerjasama dengan Warner Bros. dalam produksi film 'Gravity' yang sukses di box office dengan pendapatan sementara US$ 475 juta.

David Heyman juga memiliki sejarah sukses bersama WB lewat film 'Harry Potter'. Wah, kira-kira akan seperti apa ya film 'Temple Run'?


(ich/mmu)detik.com
.
.

Read More

Sengoku IXA, Game Jepang-Indonesia untuk Orang Sibuk

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon.com - Bekerjasama dengan Square-Enix, studio game asal Bandung, Agate, merilis game strategi berbasis web Sengoku IXA. Game online berbasis HTML5 ini sudah bisa dimainkan mulai tanggal 21 Agustus lalu di situs remi Sengoku IXA.

Karena dimainkan lewat web browser, game strategi dengan tema sejarah Jepang ini bisa diakses dengan leluasa melalui peramban internet, baik di komputer desktop maupun gadget mobile.

Pihak Agate melalui Product Manager Lee Marvin menyatakan bahwa Sengoku IXA ditujukan bagi para pemain game yang "sibuk".

"Sasarannya adalah para gamer yang tidak punya banyak waktu tapi tetap ingin bermain game. Sengoku IXA bisa dimainkan dalam waktu 5 menit saja," ujar Marvin dalam jumpa pers Sengoku IXA di Jakarta, Sabtu (7/9/2013) kemarin.

Di dalam Sengoku IXA, para pemain membangun kota secara perlahan, lalu membentuk pasukan dan mengatur strategi milier dengan perlahan pula. Tiap aksi seperti memerintahkan pembangunan struktur satu melatih tentara membutuhkan waktu tunggu tertentu, mirip dengan mekanisme game Farmville di Facebook.
 
sengokuixa.co.id
 
Sengoku IXA
Adanya waktu tunggu itu menyebabkan tempo permainan berjalan dengan pelan, tapi juga fleksibel karena game tak harus dipantau terus menerus. Pemain bisa memerintahkan aksi-aksi tertentu lalu meninggalkan game  dan melihat hasilnya beberapa waktu kemudian.

Untuk mempercepat "waktu tempuh" masing-masing aksi, pemain bisa memanfaatkan fitur "premium" yang disediakan Agate. Di sinilah salah satu letak sumber pendapatan game free-to-play ini. Cara lainnya adalah dengan menawarkan item khusus seperti "jenderal" kelas atas yang bisa membantu pemain memenangkan peperangan dengan lebih mudah.

Sengoku IXA mengusung tema sejarah jepang pada masa Sengoku. Di waktu tersebut, peperangan antar wilayah yang dipimpin oleh para warlord berkobar di seantero Jepang. Tokoh-tokoh historis seperti Oda Nobunaga, Toyotomi Hideyoshi, dan Tokugawa Ieyasu turut ditampilkan dalam game.

Mungkin lantaran itu, Project Lead Square Enix South East Asia Hayato Sawada menyebut Sengoku IXA sebagai salah satu game online terlaris di Jepang dengan jumlah pemain mencapai 1,1 juta. "Pemainnya di Jepang kebanyakan adalah pekerja kantoran yang bermain di jam makan siang. Setelah itu, mereka kembali lagi bekerja," katanya. Kompas.com
. .

Read More

Xbox One vs PS4, Mana Lebih Mahal?

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon.com - Seorang analis dari perusahaan Wedbush Securities, Michael Pachter, memprediksi bahwa harga konsol game terbaru milik Microsoft, Xbox One, akan sedikit lebih tinggi dari PlayStation 4 (PS4), konsol game milik pesaingnya, Sony.

Sekadar catatan, baik Sony maupun Microsot memang belum membeberkan harga dari masing-masing produk tersebut.

Dikutip dari Cnet, Selasa (4/6/2013), diprediksi, harga Xbox One akan mencapai 399 dollar AS. Harga ini 50 dollar AS lebih tinggi dari PS4 yang diduga akan dijual dengan harga 349 dollar AS.

Adapun harga konsol ini diprediksi berdasarkan harga komponen dan spesifikasi hardware yang dibutuhkan untuk membuat masing-masing konsol.

Harga kedua konsol ini memang terlihat cukup tinggi. Namun, Pachter menduga, Microsoft dan Sony akan menawarkan berbagai subsidi harga untuk menekan harga konsol.

Xbox One memiliki kemampuan untuk menonton siaran televisi, kabel dan operator televisi satelit mungkin akan menawarkan diskon sebagai ganti dari kontrak tahunan. Xbox One juga banyak bergantung terhadap koneksi internet. Oleh karena itu, penyedia layanan internet mungkin bisa menawarkan diskon. Terakhir, Microsoft mungkin menawarkan diskon sebagai ganti pendaftaran layanan berbayar Xbox Live Gold.

Dari sisi Sony, PS4 memang tidak memiliki begitu banyak kesempatan untuk harga subsidi. Namun, Sony juga bisa memberikan diskon apabila penggunanya sudah membeli layanan berbayar PlayStation Network. Ada kemungkinan juga, Sony menambahkan fitur multimedia mirip Xbox One, seperti tv berlangganan, di masa depan, yang memungkinkan perusahaan asal Jepang ini untuk menawarkan harga subsidi.

"Kami menduga bahwa banyak fungsi multimedia yang ditampilkan di peluncuran Xbox One dapat diaplikasikan oleh Sony tahun depan atau melalui update firmware," tulis Pachter.

Lebih lanjut, Pachter memprediksi bahwa ketiga pembuat konsol terbesar, Nintendo, Sony, dan Microsoft, akan memotong harga konsol generasi sebelumnya. Microsoft dan Sony akan memotong harga Xbox 360 dan PS3 sebesar 50 dollar AS atau lebih, sedangkan Nintendo Wii akan dipangkas harganya mencapai sekitar 100 dollar AS.. .

Read More

Amikom Game Dev Rilis Game Sapi Gila

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon.com - Beberapa hari yang lalu, Amikom Game Dev telah merilis game pertama yang di buat oleh Team Embrio. Tim Embrio yang sebelumnya telah di training akhirnya dapat menyelesaikan project game selama satu bulan. Tepatnya pada tanggal 12 Mei 2013 game yang berjudul  Sapi Gila ini resmi dirilis dan dapat didownload di Google Play.

Game ini adalah sebuah game dengan genre  Casual, dan bersifat Endless (tanpa finish) yang dalam permainanya mengontrol sebuah karakter yang bernama “Paijo” untuk melewati semua rintangan dan mengumpulkan coin yang ada untuk mendapatkan score. Pemain disediakan 3 nyawa dan jika ke-3 nya habis maka akan game over, pemain bisa mengambil item live untuk menambahkan nyawa.

Meski ini game pertama buat team yg baru belajar selama sekitar 2 minggu, tapi founder AGD, Agus Tri Ariyanto menyatakan puas dengan hasil kerja team. Semoga kedepan rekan-rekan  AGD bisa terus berkarya dan menciptakan game yang lebih berkualitas lagi. Game ini digarap oleh Producer Eka Pratiwi (12.01.3128) dan Faradilla Ayu K.P (12.11.6539), Game Designer S.Kholid Wibisono(10.12.5307), Programmer Rian Arif (11.11.5654), Rakhma Shafrida Kurnia (11.11.5495), Wande Tricada (11.01.2963), Erwandy (10.12.5252), M.Yufi Aflaha (11.11.5623), Sunu Arif Budi W (11.11.4817), M. Nur Septio (10.11.4381), Tyas Rusminanto, dan Muhammad Chasan A (09.12.4167), 2D Artist Latif Setiawan (11.02.7937), Hari Abryioko (11.11.5678), Apriyanto Pandu G (11.11.5111), Hudam Satrian N (12.01.3124), Sound Enginer  Yasir Muhammad A (12.11.6515), Arif Deswa S P (12.11.6498), Yanuar Amri Y (11.12.6110). Amikom.ac.id

DOWNLOAD
. .

Read More

Ada Lee Kwang Soo di Game 'Bow for Kakao'!

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon.com - Pernah dinobatkan sebagai 'Asia Prince' di 'Running Man', popularitas Lee Kwang Soo pastinya sudah tak diragukan lagi. Kini, ia pun tampaknya semakin populer.

Dilansir Soompi, Kamis (2/5/2013), Kwang Soo menjadi sebuah karakter di game bernama 'Bow for Kakao'. Tentu saja, game tersebut semakin hari semakin populer.

Tak jauh-jauh dari julukan yang diberikan oleh para personel 'Running Man', dalam game tersebut Kwang Soo terlihat menaiki seekor jerapah seperti menunggangi kuda. Ia akan bertarung menggunakan panah.

Tak hanya itu, pemain juga dapat mendengar Kwang Soo berkomentar dengan suara aslinya. Beberapa special item juga ada seperti aksesoris untuk jerapahnya, baju pelindung, dan sepatu.

Game 'Bow for Kakao' menjadi terpopuler di app store saat hari pertama dirilis. Game tersebut juga menduduki urutan pertama di Google Play Store dalam dua minggu pertama.

(kak/mmu) detik.com

 . .

Read More

'Up In Flames', Game Petualangan Naga Lucu dari Bandung

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon.com - Setelah mengumumkan kolaborasinya, Agate Studio dan perusahaan indie game publisher terkemuka -- Chillingo -- akhirnya merilis game baru mereka yang berjudul 'Up In Flames' di Apple Store.

Read More

Belajar Berwirausaha Lewat Game Ini

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon.com - Belajar wirausaha melalui buku atau seminar mungkin sudah biasa ditemui. Namun, Bizgame101 bisa menjadi metode menjadi seorang wirausaha melalui media video game, sesuatu yang jarang dicoba sebelumnya.

Read More

Peluncuran PlayStation 4 Tinggal Menghitung Hari?

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon.com - Beberapa lama setelah rumornya mulai beredar, kabar tentang konsol game PlayStation 4 dari Sony kembali terdengar.