Blog www.monzaemon.com sedang dialihkan ke monzaemon69.blogspot.com untuk sementara :')

lagi ngebahas ini

Showing posts with label technology. Show all posts
Showing posts with label technology. Show all posts

Read More

Inilah Mobil-mobil Keren yang Akan Tampil di 'Transformers: Age of Extinction' 2014

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Sejak awal 'Transformers' muncul, memang selalu menampilkan mobil-mobil keren yang bisa berubah menjadi Autobot. Kini sutradara Michael Bay menambahkan deretan mobil seksi lainnya untuk 'Transformers: Age of Extinction'. Apa saja?
1. Wajah Baru Optimus Prime
Pemimpin Autobots, Optimus Prime, tampil dengan bentuk kendaraan truk custom-built khas Western. Wajah baru Optimus Prime itu terlihat lebih 'gahar' dari model sebelumnya, Peterbilt Model-379 di 'Transformers: Dark of the Moon' yang dirilis pada 2011 lalu.
2. Concept Camaro 2014




Mobil yang paling menempel dalam ingatan penggemar tentu saja Chevrolet Camaro berkelir hitam kuning yang menjadi identitas Bumblebee. Mobil ini telah mengalami upgrade dengan desain yang lebih ramping dan aerodinamis.

Concept Camaro 2014 disebut-sebut sebagai permata terakhir dalam 'Transformers: Age of Extinction'. Autobots terbaru juga dikabarkan akan tampil dalam wujud Camaro SS 1967.

3. Pagani Huayra 2013




Pagani Huayra 2013 yang memiliki arti 'God of the winds' dalam namanya, ditampilkan dalam foto yang dirilis dengan warna merah hitam. Velg besar berwarna hitam menambah kesan 'gahar' mobil tersebut.

Mobil produksi Italia tersebut memiliki desain futuristik dengan mid-engine sports car yang mampu melesat dengan cepat.

4. Bugatti Veyron Grand Sport Vitesse




Menyandang predikat mobil tercepat di dunia, Bugatti Veyron Bugatti Grand Sport Vitesse tentunya akan menjadi rekan yang tangguh saat bertarung sebagai autobot untuk membantu Optimus Prime. Bugatti Veyron Grand Sport Vitesse memiliki desain futuristik yang elegan.

5. Corvette




Mobil Corvette berkelir hijau nan seksi ini dibangun untuk Optimus Prime dari Western Star (anak perusahaan Daimler Trucks North America). Melihat lekukan body-nya yang seksi, mungkin Autobot ini berjenis kelamin wanita, ya?

6. Lamborghini Aventador LP 700-4
Disebut sebagai Lamborghini terbaik, Aventador LP 700-4 bukanlah supercar biasa. Diproduksi hanya 4 ribu, mobil ini dikabarkan berada di sisi Decepticon.
7. Hound
Hound yang memiliki karakter kendaraan militer, digambarkan sebagai Autobot yang 'kasar dan dapat diandalkan'. Ini adalah penampilan perdananya di film layar lebar 'Transformers'.

Sebelumnya, karakter tersebut hanya muncul di video game dan mainan yang berhubungan dengan seri 'Transformers'. Dengan kemunculan Hound, para penggemar kemudian berspekulasi bahwa Drift dan Decepticon Galvatron juga akan membuat debut di layar lebar. Namun, belum ada konfirmasi apapun mengenai hal itu.

(ich/ron)
.
.

Read More

Windows Phone Akan Ada Sensor Seperti Kinect

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Microsoft akan melengkapi smartphone Windows Phone-nya dengan sensor yang menyerupai Kinect, yaitu bisa membaca gerakan tubuh. Nokia Lumia 1020 akan menjadi smartphone pertama yang menggunakan sensor ini.

Sumber internal Microsoft mengatakan kepada situs The Verge (9/6/2014) bahwa teknologi yang oleh orang Microsoft disebut dengan 3D Touch atau Real Motion itu telah dikembangkan Nokia selama beberapa tahun belakang.

Akun Twitter Evleaks yang sering membocorkan perangkat-perangkat mobile baru juga pernah mengungkap smartphone Nokia dengan sensor gestur. Menurut Evleaks, perangkat itu diberi nama sandi Nokia MacLaren.

McLaren disebut memiliki banyak sensor dalam perangkatnya untuk mendukung sistem 3D Touch. Sebagai contoh, sensor 3D Touch bisa digunakan untuk fitur menjawab telepon dengan hanya meletakkan perangkat di telinga, mengaktifkan speaker dengan meletakkan smartphone di meja, atau menutup panggilan telepon dengan hanya memasukkannya ke saku.

.
.
Dengan sensor tersebut, Microsoft mencoba untuk menyederhanakan bagaimana cara menggunakan perangkat dan menghilangkan tombol-tombol, seperti tombol daya, sehingga pengguna cukup menggenggam smartphone untuk menyalakan perangkat.

Microsoft juga ingin bisa merasakan bagaimana smartphone digenggam, sehingga sensor 3D Touch bisa menampilkan orientasi tampilan layar secara tepat, apakah portrait atau landscape, sehingga tidak mengandalkan sensor gyro seperti smartphone-smartphone lain saat ini.

Sementara bagian sisi smartphone bisa dimanfaatkan untuk kontrol zoom kamera. Pengguna cukup menggesek bagian sisi smartphone untuk melakukan zooming.

Antarmuka menu juga akan memanfaatkan sensor 3D Touch. Antarmuka yang disebut MixView yang menggunakan sensor 3D Touch memungkinkan pengguna menjelajah antarmuka tanpa menyentuh layar, cukup dengan gerakan di atas layar saja.

Namun, Microsoft bukan hanya satu-satunya vendor smartphone yang berencana menambahkan sensor 3D dalam perangkatnya. Vendor lain yang memiliki rencana sama adalah Amazon, walau perangkatnya tidak dijual bebas di Indonesia.

Lalu, mampukah Microsoft menciptakan sensor 3D yang cukup unik, sehingga bisa menjadi faktor pembeda yang cukup kuat untuk menarik minat penbgguna?

Read More

Cari iPhone Hilang Cukup dengan Berteriak

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Ketika lupa tempat menaruhnya, pemilik smartphone mungkin akan mencoba menelepon perangkat bersangkuan.

Sekarang ada cara yang lebih mudah, yakni dengan berteriak untuk  "memanggil". Ponsel pun akan memberitahukan lokasinya.

Sebagaimana dikutip dari Antara, hal tersebut dimungkinkan oleh aplikasi berama Marco Polo yang tersedia untuk perangkat dengan platform iOS, yaitu iPhone, iPod Touch, dan iPad.

Cukup mengatakan "Marco!" dengan suara keras, gadget yang dipasangi aplikasi ini bakal menyahut "Polo!" biarpun sedang berada dalam kondisi sleep ataupun silent.

Marco Polo diciptakan oleh Matt Wiechec, seorang desainer dan pengembang asal Toronto, Amerika Serikat.

"Kini, dimana banyak peristiwa saat kita kehilangan telepon di sofa atau tertinggal di meja kopi, kamar mandi, kini bisa menemukannya dengan cara yang menyenangkan," kata Wiechec yang dikutip oleh Cnet.

"Seperti main petak umpet dengan telepon, berjalan sambil berteriak Marco! dan telepon akan berteriak kembali Polo di ruang lain," tambahnya

Marco Polo bekerja diam-diam di latar belakang sambil menunggu "panggilan" ketika diperlukan. Selain "Marco" dan "Polo", tersedia 30 jenis pilihan kata lain.

Frase input pun bisa dikustomisasi sehingga pengguna bisa bebas memilih kata apa yang bakal digunakan untuk memanggil si gadget hilang.

Marco Polo sudah tersedia di toko aplikasi App Store dengan harga Rp 12 ribu.


Sumber: Antara
Editor: Oik Yusuf Kompas.com

.
.

Read More

Roly Poly Penguin, Game Mirip Pokopang dari Bandung

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Pengembang game Arsanesia dari Bandung kembali meluncurkan game mobile ke-13 pada akhir Februari lalu. Game terbaru ini diberi judul "Roly Poly Penguin" dengan genre kasual.

Tokoh utama game ini adalah seekor penguin yang bernama Pippo. Cara bermainnya mirip seperti game Pokopang di platform Line.

Pemain harus memberi makan Pippo dengan makanan favoritnya yaitu ikan. Caranya, dengan mencocokan warna ikan yang ada dilayar dan menarik garis antara ikan yang berdekatan (minimal tiga) dan memiliki warna yang sama (sejenis).

Kehadiran ikan spesial seperti ikan laser, ikan bom, dan ikan petir menambah variasi serta tingkat kesulitan permainan.

CEO Arsanesia Adam Ardisasmita mengatakan, game ini dapat dimainkan oleh semua umur dan cara memainkannya terbilang mudah. Adam dan tim sengaja membuat game kasual karena genre tersebut sedang disenangi oleh mayoritas pengguna perangkat mobile.

Roly Poly penguin saat ini sudah tersedia di toko aplikasi online Windows Phone Store, Nokia Store, dan Google Play Store. Dalam waktu dekat, Arsanesia menjanjikan Roly Poly Penguin akan tersedia untuk perangkat Apple iOS.


.
.

Read More

Flappy Bert, Game Parodi Flappy Bird

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Perusahaan program anak Amerika Serikat, Sesame Street, adalah pihak terbaru yang mencoba meluncurkan versi lain dari permainan Flappy Bird.

Sesame Street membuat Flappy Bert, permainan parodi dengan konsep serupa, di mana pengguna harus membuat tokoh Bert itu mengambang di udara dan melewati sejumlah pipa.

Awal pekan ini, game Flappy Bird resmi ditarik dari toko aplikasi setelah penciptanya, Dong Nguyen, mengatakan kepopuleran game ini telah "menghancurkan hidup saya yang sederhana."

Sejak itu, banyak versi serupa bermunculan di toko aplikasi.

Kelompok musik Fall Out Boy juga tak terkecuali. Mereka mengumumkan akan merilis game Flappy Bird versi mereka.

Diunduh 50 juta kali

"Roma tidak dibangun dalam satu hari, tetapi game ini bisa," tulis band Amerika ini dalam situs resminya.

"Kami akan memberikan kepada anda: Fall Out Bird... Berteriaklah kepada Flappy Bird, RIP."

Fall Out Bird sudah tersedia di Google Play dan akan menyusul rilisnya di App Store.

Sementara itu, jika pengguna ponsel menelusuri toko aplikasi Apple, sejumlah game dengan nama atau konsep yang mirip masih tersedia seperti Flappy Bee, City Bird: Flappy Flyer, dan Fly Birdie.

Flappy Bird sebelumnya sempat diunduh lebih dari 50 juta kali, dan menjadikan game ini sebagai permainan terpopuler sejauh ini. (BBC Indonesia)




.
.

Read More

Korea Selatan Ingin Buat Senjata "Cyber"

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Sejak terpisah menjadi dua negara berbeda pada dekade 1950-an, Korea Selatan dan Korea Utara terus bersitegang hingga kini. Hubungan kedua negera ini pun makin memanas sejak Korea Utara mengumumkan sukses uji coba nuklir pada 2006 lalu.

Baru-baru ini, sebagai kelanjutan dari reaksi terhadap kemampuan nuklir Korea Utara, Korea Selatan mengumumkan bakal membuat "senjata cyber." Senjata itu adalah program virus mirip dengan Stuxnet yang pernah dipakai Amerika Serikat untuk menyerang reaktor nuklir milik Iran.

Melalui kantor berita Yonhap, pihak Korea Selatan menyatakan bahwa senjata cyber tersebut bisa menyebabkan kerusakan fisik pada reaktor nuklir dan fasilitas rudal milik Korea Utara.

Pemanfaatan senjata cyber ini dimulai dengan beberapa tahap. Tahap pertama berupa program propaganda online yang menyasar jejaring dan media sosial milik Korea Utara. "Begitu tahap kedua dijalankan, pusat komando cyber akan meluncurkan serangkaian misi perang cyber," ujar seorang pejabat senior Korea Selatan.

Pakar kemanan komputer Profesor Alan Woodward mengatakan kepada BBC bahwa penggunaan senjata cyber seperti ini sangat berbahaya. "Bisa merusak segala macam hal lain yang bukan termasuk dalam sasaran," jelas Woodward.

Pada kasus Stuxnet, misalnya, lanjut Woodward, program itu sulit dikontrol begitu sudah dilepaskan.

Woodward juga mengingatkan bahwa senjata cyber seperti Stuxnet tak mengenal batas negara. Artinya, ia bisa saja berubah menjadi senjata makan tuan atau menyebar ke negara-negara lain yang tak punya urusan dengan konflik Korea Utara-Korea Selatan.


Sumber: BBC
Editor: Aditya Panji Kompas.com

.
.

Read More

Kronologi Lengkap "Flappy Bird", dari Kelahiran hingga Kematian

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Flappy Bird telah menjadi fenomena global. Tanpa melakukan promosi, game ini meraih sukses besar hanya dengan menawarkan sebuah permainan yang memang sulit untuk dimainkan sehingga membuat pengguna frustrasi, tetapi sederhana dari sisi visual dan tanpa desain level.

Flappy Bird dibuat oleh Dong Nguyen, pemuda 29 tahun yang tinggal di Hanoi, Vietnam. Ia sebelumnya telah membuat sejumlah game di iOS dan game flash lainnya, di bawah nama Gears Studios, yang bukanlah nama sebuah perusahaan, melainkan hanya Nguyen seorang.

Tak banyak yang tahu kapan Flappy Bird "dilahirkan"? Kapan unduhan game ini mulai meningkat? Kenapa ia mendadak populer secara alami? Berapa uang yang dihasilkan dari Flappy Bird? Mengapa pula game ini akhirnya "dimatikan".

Situs teknologi Mashable melacak sejarah "kelahiran" hingga "kematian" Flappy Bird dari akun Twitter milik Nguyen. Data tentang Flappy Bird juga didapatkan dari Topsy, hingga perusahaan analisis aplikasi Distimo dan App Annie. Berikut kisahnya.

Kelahiran

Asal-usul Flappy Bird mulai terlihat pada 6 November 2012. Saat itu, Nguyen membagikan gambar di Twitter tentang game yang sedang ia kerjakan.



Karakter burung di sebelah kiri gambar menjadi cikal-bakal karakter utama Flappy Bird
Jika melihat sisi kiri gambar di atas, Anda akan melihat burung yang kemudian jadi karakter utama Flappy Bird. Namun, kala itu Nguyen tidak menyebut judul game yang sedang digarap.

Kemudian pada 29 April 2013, Nguyen kembali membagikan gambar dari sebuah game yang dibuatnya dengan judul "Flap Flap" untuk platform Apple iOS. "Game baru yang sederhana, Flap Flap," tulis Nguyen di akun Twitter-nya.


Flappy Bird mulanya bernama Flap Flap
Flap Flap mengadopsi gaya visual permainan Nintendo. Ia mengaku menyelesaikan game ini hanya dua hari.

Sebulan berlalu. Ternyata, nama aplikasi Flap Flap sudah ada di toko aplikasi Apple, App Store. Nguyen mengganti nama game itu menjadi Flappy Bird pada 24 Mei 2013.

Pada saat itu juga ia berkicau tentang skor tertinggi yang diraihnya pada Flappy Bird, yaitu 44, sambil memberi tautan untuk mengunduh aplikasi tersebut.

Dalam rentang 25 Mei hingga 31 Oktober 2013, Flappy Bird hanya mendapat 13 ulasan dari pengguna. Kebanyakan ulasan ini bisa disebut ditulis seadanya. Pendek kata, pengguna tidak meluangkan waktu besar untuk menulis ulasan Flappy Bird dengan sepenuh hati.

Pada masa tersebut, Nguyen terlihat tidak aktif di Twitter.

Nguyen memperbarui Flappy Bird pada September 2013. Namun, game ini masih mengalami beberapa bug.

Flappy Bird masih "biasa-biasa saja" dalam waktu enam pekan. Lalu, sesuatu yang mengejutkan mulai terjadi. Menurut data analisis aplikasi App Annie, Flappy Bird masuk urutan ke-1.469 dari kategori aplikasi "Keluarga" pada 29 Oktober 2013, yang berarti itu adalah game keluarga paling populer di App Store di urutan ke-1.469 untuk kawasan Amerika Serikat (AS).

Kali pertama muncul di Twitter dari pengguna Flappy Bird

Beberapa hari kemudian, nama Flappy Bird muncul kali pertama di Twitter dari seorang pengguna, selain Nguyen.

Pengguna bernama Alexiss dengan akun @alexisbaskervil melontarkan kicauan pada 4 November 2013, yang menggambarkan kekesalannya bermain Flappy Bird.

Pada 14 November, urutan Flappy Bird naik menjadi ke-1.368 di App Store kawasan AS, menurut data App Annie. Setelah itu, game ini terus naik ke peringkat ke-393 dalam kategori keluarga.

Permainan mulai mendapatkan traksi. Jumlah ulasan juga meningkat. Flappy Bird berhasil mendapatkan 20 ulasan pada bulan November. Banyak dari mereka yang menyatakan hubungan cinta dan benci dengan Flappy Bird.

"Saya memiliki hubungan cinta/benci dengan permainan ini, dan sangat adiktif. Ini adalah permainan besar. Saya tidak bisa melewati 15," tulis seorang pengguna dengan subyek ulasan "Love/hate/live."

Meningkat

Pada 3 Desember 2013, Flappy Bird berhasil masuk ke urutan ke-74 di kategori keluarga dan urutan ke-395 dalam kategori game di App Store kawasan AS.

Nguyen kembali memakai Twitter pada 11 Desember. Dia membalas mention pengguna yang menginginkan Flappy Bird hadir untuk platform Android.

Flappy Bird terus meningkat, naik ke urutan ke-259 untuk kategori aplikasi gratis di AS, urutan ke-80 untuk kategori game di AS, dan peringkat ke-14 untuk kategori keluarga.

Pengguna Twitter mulai melontarkan kicauan tentang Flappy Bird, membuat gambar olahan (meme) bernuansa lucu yang menggambarkan emosi atau kefrustrasian mereka memainkan Flappy Bird. Nguyen melakukan retweet beberapa gambar.

Gambar olahan bernuansa lucu (meme) yang menggambarkan ekspresi memainkan Flappy Bird
Ulasan tentang Flappy Bird di App Store meningkat, bisa mencapai 20 ulasan per hari. Ada pengguna yang memberi peringkat satu bintang hingga lima bintang. Kebanyakan dari mereka mengatakan pendapat yang lebih kurang menyatakan, "Saya benci permainan ini, tetapi tidak bisa berhenti bermain."

Sukses

Popularitas Flappy Bird terus menanjak pada Januari 2014. Tepatnya 10 Januari 2014, game ini mencapai terobosan baru, berhasil masuk daftar top 10 di App Store kawasan AS.

Bisa masuk dalam daftar top 10 aplikasi di App Store AS adalah hal yang sulit bagi para pengembang. Nguyen menjawab pertanyaan yang kerap dilontarkan kepada dirinya tentang apa yang telah dilakukannya untuk meningkatkan popularitas Flappy Bird, dan dia menjawab, "Tidak melakukan promosi."

Sejak 13 Januari 2014, tingkat pengunduhan Flappy Bird tumbuh 136 persen dari hari ke hari. Menurut perusahaan analisis aplikasi Distimo, Flappy Bird menjadi aplikasi gratis nomor 1 di App Store kawasan AS pada 17 Januari 2014.

Hadir di Android

Setelah sukses di platform iOS, Nguyen mengumumkan bahwa Flappy Bird tersedia di platform Android pada 22 Januari 2014. Hanya dalam waktu sepekan, Flappy Bird menjadi aplikasi paling banyak diunduh di Google Play Store.

Sejak saat itu, Flappy Bird ramai dibicarakan di media sosial dan media massa. Media besar sekelas Forbes dan Time membuat artikel yang mengulas game ini. Di Twitter, ada sekitar 500.000 pembicaraan tentang Flappy Bird pada 25 Januari 2014, menurut data Topsy.

Pada 1 Februari 2014, Flappy Bird menjadi game gratis nomor satu di App Store di 53 negara. Akun Twitter resmi App Store sampai melontarkan kicauan tentang Flappy Bird.


Apple App Store komentari Flappy Bird
Kepada blog teknologi TechCrunch, Nguyen mengatakan, "Saya tidak tahu bagaimana permainan saya bisa begitu populer. Sebagian besar pengguna saya adalah anak-anak yang duduk di bangku sekolah. Saya ingin mengucapkan terima kasih untuk mereka yang memainkannya dan berbagi kepada orang lain."

Populer dengan cara alami

Banyak pengembang aplikasi yang mempertanyakan kesuksesan Flappy Bird. Sulit bagi mereka untuk percaya bagaimana mungkin game sesederhana ini bisa merajai tangga peringkat game gratis di toko aplikasi App Store dan Play Store.

Ada yang mengatakan, Nguyen mengeluarkan uang untuk meningkatkan jumlah unduhan, atau menggunakan teknik saling promosi untuk menarik perhatian pengguna.

Ahli pemasaran aplikasi Carter Thimas berspekulasi, keberhasilan Flappy Bird diraih karena sebagian ulasan yang ditinggalkan itu dilakukan oleh botnet.

Sekali lagi, Nguyen mengatakan, ia tidak punya sumber daya untuk melakukan promosi. Yang bisa ia lakukan hanya mengunduh game ini ke toko aplikasi App Store dan Play Store.

Pengguna Flappy Bird tampak menyukai game ini karena alasan psikologis. Ini memang game yang sederhana, tetapi membuat candu, terlebih lagi dengan adanya persaingan mendapatkan skor tertinggi di lingkungan pengguna.

Seorang bernama Zach Williams sempat menganalisis angka-angka di balik game Flappy Bird sebelum permainan ini dihapus. Dalam database Williams, terdapat 68.000 ulasan yang ditulis oleh pengguna Flappy Bird.

Setelah melihat data dari Williams, tuduhan ulasan palsu yang ditujukan kepada Nguyen tidaklah benar. Ulasan yang ditulis untuk Flappy Bird adalah alami ditulis oleh pengguna.

Harga sebuah kesuksesan

Nguyen mengatakan kepada blog teknologi The Verge, Flappy Bird telah menghasilkan uang 50.000 dollar AS atau sekitar Rp 600 juta per hari dari hasil iklan-iklan yang muncul pada game tersebut.

Sejak adanya pernyataan itu, akun Twitter Nguyen makin sering diusik oleh pengguna, pengembang, hingga pengamat. Mulanya ia menanggapi pertanyaan dengan kata-kata diplomatis dan humoris. Namun, lambat laun, Nguyen merasa hidupnya yang sederhana terganggu.

Nguyen mengatakan, ia menerima kicauan yang bernuansa kebencian, ancaman kematian, hingga pelecehan yang berulang kali terjadi.

AFP
Dong Nguyen, pencipta game Flappy Bird di kedai kopi di Hanoi, 5 Februari 2014.
Dalam kondisi seperti ini, Nguyen masih mengerjakan pembaruan untuk Flappy Bird. Ia mengajukan pembaruan Flappy Bird kepada Apple pada 3 Februari, lalu disetujui pada 8 Februari. Pembaruan gratis ini membuat Flappy Bird menjadi lebih mudah.

Ada pengguna yang tidak puas dengan langkah Nguyen. Pengguna dengan akun Twitter @bigperrydog menyayangkan formula baru yang digunakan Nguyen lantaran membuat game itu jadi lebih mudah. Pengguna tersebut mengaku lebih suka versi lama, dan menjelek-jelekkan versi baru.

Pada 7 Februari 2014, ia merasa lelah dengan popularitas Flappy Bird. Dia tidak bisa mengendalikan game itu seorang diri dan menjawab sentimen negatif yang terus-menerus datang kepadanya.

Setelah mulanya menjanjikan akan menghadirkan Flappy Bird di platform Windows Phone, Nguyen akhirnya menyerah karena tidak bisa memenuhi janji. Ia berencana mencabut Flappy Bird dari App Store dan Play Store.

Kematian

Beberapa jam setelah Nguyen merilis pembaruan Flappy Bird, tampaknya ia mulai membenci game tersebut. Kebencian Nguyen pada Flappy Bird terlihat pada 8 Februari 2014. "Saya bisa mengatakan, Flappy Bird adalah keberhasilan saya. Tetapi, ia juga meruntuhkan kehidupan sederhana saya. Jadi, sekarang saya membencinya," tulis Nguyen di akun Twitter-nya.

Sekitar pukul 02.00 pagi waktu Hanoi, tanggal 9 Februari, Nguyen membuat pengumuman yang sangat mencengangkan. Ia akan mencabut Flappy Bird dari toko aplikasi App Store dan Play Store dalam waktu 22 jam ke depan.


Nguyen mengumumkan akan mencabut Flappy Bird
Para pengguna, pengembang, dan pengamat menilai pernyataan Nguyen hanya akal-akalan agar mendapat publisitas yang lebih heboh. Namun, ternyata tidak, Nguyen benar-benar mencabut Flappy Bird dari peredaran.

Tanggal 10 Februari 2014, pada pagi hari, Flappy Bird sudah tidak bisa dicari ataupun diunduh dari App Store dan Play Store. Akun Twitter Nguyen kembali diserang beragam pertanyaan. Dia tetap diam, enggan menanggapi pertanyaan.

Beragam spekulasi pun muncul. Flappy Bird disebut berpotensi terjerat masalah hukum. Forbes mencatat Flappy Bird memiliki beberapa kesamaan visual dengan Super Mario Bros buatan Nintendo.

Kesamaan yang dimaksud, misalnya, bentuk pipa hijau yang sangat mirip dengan benda serupa di Mario, juga desain karakter burung serupa ikan terbang bernama "cheep-cheep" yang muncul di seri ketiga game buatan Nintendo tersebut. Latar belakang dan gaya grafis ala konsol game 8-bit jadul seakan melengkapi kemiripan yang ada.

Bahkan, suara yang muncul ketika burung melewati celah pipa juga mirip dengan suara ketika tokoh Mario mendapatkan koin.

Selain itu, Flappy Bird kerap dikaitkan meniru game berjudul "Piou Piou" yang dirilis pada 2011 karena memiliki konsep serupa dari sisi cara memainkan, karakter si burung, serta blok hijau yang menjadi rintangan.

@kek_zanorg Perbandingan game Piou Piou (kiri) dengan Flappy Bird
Nguyen berpendapat, potensi masalah hukum bukanlah penyebab ditariknya Flappy Bird dari peredaran. Ketika ditanya soal dugaan pelanggaran hak cipta, Nguyen memberi jawaban lewat Twitter yang mengundang rasa penasaran. "Ah, saya tak mencuri sesuatu apa pun secara langsung. Melakukan itu adalah sebuah seni tersendiri," ujarnya singkat.

Melalui sebuah wawancara dengan Forbes, akhirnya Nguyen mengutarakan alasan pencabutan Flappy Bird.

Nguyen beralasan bahwa sebenarnya game ini dibuat untuk kegiatan bersantai para pemainnya. Nguyen tidak bermaksud membuat Flappy Bird menjadi permainan yang adiktif. Nah, pada saat tujuannya melenceng, Nguyen memutuskan untuk menarik Flappy Bird.

"Flappy Bird didesain untuk dimainkan selama beberapa menit pada saat Anda sedang berelaksasi. Namun, game ini akhirnya menjadi produk adiktif. Saya rasa hal tersebut telah menjadi masalah. Untuk menyelesaikan masalah itu, hal terbaik adalah menarik Flappy Bird. Game ini telah hilang selamanya."

Pemuda asal Vietnam itu juga menjelaskan bahwa rasa bersalah membuat banyak pengguna ketagihan pada game tersebut, membuatnya mantap mengambil keputusan. Popularitas game ini juga merusak "hidupnya yang sederhana".

"Saya tidak merasa ini (keputusan penarikan) sebagai suatu kesalahan. Saya telah memikirkannya matang-matang," ungkap Nguyen.

Nguyen mengatakan bahwa ia tidak menjual Flappy Bird, tetapi ia akan terus membuat game.

Setelah itu, bermunculanlah game serupa Flappy Bird di App Store dan Play Store yang besar kemungkinan mereka semua akan gagal.

Flappy Bird adalah contoh sempurna popularitas yang diraih dengan cara alami. Berkat pemberitaan di media sosial dan media massa, pembicaraan dari mulut ke mulut, Flappy Bird telah menjadi fenomena global: diunduh setidaknya sebanyak 50 juta kali, dan di Twitter, terdapat setidaknya 16 juta pembicaraan mengenai Flappy Bird.




.
.

Read More

Game "Flappy Bird" Menghilang ?

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Game Flappy Bird memang meraih sukses besar dan berhasil menjadi pembicaraan di media massa dan media sosial. Di tengah sukses tersebut, si pembuat Flappy Bird, Dong Nguyen, memutuskan untuk mencabut game tersebut dari toko aplikasi Apple App Store dan Google Play Store.

Dari pantauan KompasTekno pada Senin pagi (10/2/2014), jam 08.00 WIB, Flappy Bird sudah hilang dari toko aplikasi perangkat iOS dan Android.

Berarti, Flappy Bird sudah tidak bisa lagi diunduh oleh pengguna baru. Sementara pengguna yang telah memasang game ini di perangkatnya, tetap bisa memainkan seperti biasa.

Nguyen memang telah mengumumkan akan mencabut game yang sederhana, adiktif, dan memancing emosi itu. Ia mengkonfirmasi bahwa keputusan itu tidak ada hubungannya dengan masalah hukum, ia juga mengatakan tidak mau menjual Flappy Bird.

Ini semata dilakukan Nguyen karena popularitas Flappy Bird telah merusak "hidupnya yang sederhana."

Potensi terjerat hukum

Di tengah sukses Flappy Bird, game ini berpotensi terjerat masalah hukum. Forbes mencatat Flappy Bird memiliki beberapa kesamaan visual dengan game Super Mario Bros dari Nintendo.

Kesamaan yang dimaksud misalnya bentuk pipa hijau yang sangat mirip dengan benda serupa di game Mario, juga desain karakter burung serupa ikan terbang bernama "cheep-cheep" yang muncul di seri ketiga game buatan Nintendo tersebut. Latar belakang dan gaya grafis ala konsol game 8-bit jadul seakan melengkapi kemiripan yang ada.

Bahkan, suara yang muncul ketika burung melewati celah pipa juga mirip dengan suara ketika tokoh Mario mendapatkan koin.

Selain itu, Flappy Bird kerap dikaitkan meniru game berjudul Piou Piou yang dirilis pada 2011 karena memiliki konsep serupa dari sisi cara memainkan, karakter si burung, serta blok hijau yang menjadi rintangan.


@kek_zanorg Perbandingan game Piou Piou (kiri) dengan Flappy Bird
Nguyen berpendapat, potensi masalah hukum bukanlah penyebab ditariknya Flappy Bird dari peredaran. Ketika ditanya soal dugaan pelanggaran hak cipta lewat Twitter, Nguyen memberi jawaban yang mengundang rasa penasaran. "Ah, saya tak mencuri sesuatu apapun secara langsung. Melakukan itu adalah sebuah seni tersendiri," ujarnya singkat.

Hingga beberapa jam sebelum penarikan, Flappy Bird masih bercokol di posisi teratas tangga aplikasi gratis terpopuler untuk perangkat iOS dan Android. Game ini sudah diunduh lebih dari 50 juta kali dan menghasilkan uang Rp 600 juta per hari untuk Nguyen.

Flappy Bird dikembangkan sendiri oleh Nguyen (29 tahun), yang berasal dari Hanoi, Vietnam. Game ini dirilis pada Mei 2013. Jumlah unduhannya mulai naik pada November 2013, lalu mendadak populer pada awal 2014.

Nguyen merilis Flappy Bird di bawah nama .Gears Studios. Namun, ini bukanlah nama sebuah perusahaan. Nguyen bekerja seorang diri mengembangkan Flappy Bird dan game lainnya seperti Super Ball Juggling, dan Shuriken Block.

Di masa depan, Dong berencana memberi pembaruan fitur dan menutup kekurangan pada game buatannya. Ia juga akan merilis game HTML5 terbaru dengan judul Smashing Kitty, yang menawarkan karakter kucing serta cara bermain yang beda.


.
.

Read More

10 Perilaku Berbahaya dengan Smartphone

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Smartphone pada masa kini sudah menempel dengan penggunanya. Setiap aktivitas keseharian juga makin banyak melibatkan smartphone, seperti messaging, cek e-mail, berita, cuaca, lalu lintas, dan sebagainya.

Dengan intensitas penggunaan yang tinggi, pernahkah kita berpikir telah menggunakan smartphone dengan cara yang aman? Baik menghadapi ancaman dari bahaya di dunia nyata maupun maya.

Sebuah firma asuransi, Protect Your Bubble, seperti dikutip dari Phone Arena (Minggu, 2/2/2014), merilis daftar 10 kegiatan yang melibatkan smartphone yang berisiko bagi penggunanya. Apa saja kegiatan tersebut?

1. Tidak menggunakan "password"
Riset yang dilakukan Protect Your Bubble menunjukkan bahwa 62 persen pengguna smartphone tidak memproteksi perangkatnya dengan password. Bahkan, 33 persen pengguna smartphone rentan terhadap pencurian data.

2. "Auto sign-in"
Kesalahan kedua yang berisiko adalah dengan mengaktifkan fitur sign-in secara otomatis terhadap akun-akun penting, seperti perbankan. Selain itu, menyimpan password dalam smartphone juga banyak dilakukan pengguna, sekitar 32 persen.

3. Foto "syuuur"
Sebanyak 20 persen pengguna usia remaja ternyata mengirim foto mereka yang tanpa busana melalui pesan messaging atau mengunggahnya ke internet. Adapun 17 persen dari penerima foto syur tersebut biasanya meneruskan foto yang diterimanya ke orang lain.

4. "E-mail" jebakan
Pencurian data juga bisa terjadi jika seseorang mengeklik tautan link yang disertakan dalam e-mail, tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu. Penipuan ini terjadi sebesar 4 persen. Sementara di luar sana terdapat 156 juta e-mail phising yang dikirim tiap harinya.

5. "Posting" foto saat liburan
Dari riset yang dilakukan oleh Protect Your Bubble, 75 persen pencuri yang tertangkap mengaku bahwa pencuri lain memanfaatkan media sosial untuk mengincar targetnya.

6. "Posting" foto dengan fitur "geotagging" aktif
Kebanyakan pengguna tidak mematikan fitur geolocation atau geotagging saat mengunggah foto ke internet. Saat ini terdapat sekitar 500 juta foto yang diunggah ke media sosial tiap harinya.

7. Membagi data pribadi dengan penipu
Pencurian data juga dilakukan dengan cara penipu yang menelepon dengan mengatasnamakan dari pihak tertentu, seperti bank. Penipuan dengan modus seperti ini terjadi sebanyak 27 persen menurut data Protect Your Bubble.

8. Tidak memasang "casing"
Sekitar 25 persen pengguna tidak menggunakan casing untuk smartphone mereka. Casing berguna untuk melindungi smartphone dari benturan, goresan, atau terhadap cuaca.

9. Terhubung dengan jaringan yang rawan
Berdasarkan hasil survei, sekitar 52 persen pengguna smartphone terhubung dengan jaringan WiFi yang terbuka, atau tidak aman. Hal ini meningkatkan risiko pencurian data.

10. Tidak menggunakan asuransi
Protect Your Bubble mengungkap bahwa sekitar 60 persen pemilik smartphone tidak mengasuransikan perangkat mereka. Di luar negeri, asuransi smartphone biasanya ditawarkan saat pengguna melakukan pembelian.


.
.

Read More

Lima Langkah Menyongsong Kematian Windows XP

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Microsoft akan menghentikan dukungan extended support terhadap Windows XP pada 8 April 2014, 13 tahun sejak sistem operasi tua itu pertama kali diluncurkan pada  2001 silam.

Dengan dihentikannya dukungan tersebut, Windows XP tak akan menerima update keamanan lagi dari Microsoft. Keamanan komputer-komputer yang menggunakan sistem operasi itu pun akan menjadi rentan.

Pertengahan tahun ini, misalnya, sempat muncul kabar bahwa para peretas sedang menanti saat "kematian" Windows XP untuk menyerang OS tersebut saat tak dilindungi lagi oleh tuannya.

Ketika ditemui seusai acara kunjungan Microsoft ke TK Islam Al-Azhar 22, Semarang, Selasa (17/12/2013) kemarin, Windows Business Group Head Microsoft Lucky Gani mengatakan, pihaknya memiliki langkah-langkah tersendiri dalam menyongsong "kematian" XP untuk mendorong pengguna beralih ke Windows yang lebih baru.

1. Yang pertama adalah meningkatkan awareness terhadap penghentian dukungan XP, bahwa security patches akan distop. Dalam hal ini, salah satu upaya Microsoft diwujudkan dengan selalu mengumumkan waktu berakhirnya support terhadap Windows XP setiap bulan pada tanggal 8.

2. Memudahkan proses migrasi dari Windows XP ke Windows 7 atau 8, antara lain melalui dukungan teknis di situs technet.microsoft.com.

3. Bekerja sama dengan partner hardware macam Lenovo, Hewlett-Packard, dan lain-lain untuk memproduksi komputer berbasis Windows 8.

4. Menggelar Microsoft Technology Experience Center yang antara lain berisi seminar interaktif dan sesi hands-on untuk menyosialisasikan produk-produk perangkat lunak.

5. Menggaet "pelanggan terpilih", yaitu kalangan korporat untuk beralih ke Windows 8. Lucky mencontohkan Indosat yang pada awal November lalu berkomitmen melakukan migrasi ke sistem operasi baru tersebut.


.
.

Read More

Ini Sikap Resmi Bank Indonesia soal Bitcoin

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Bank Indonesia kembali mengeluarkan pernyataan soal legalitas penggunaan mata uang virtual Bitcoin di Tanah Air.

Mengutip Undang-Undang No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, UU No. 23 Tahun 1999, dan Undang-Undang No.6 Tahun 2009, Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Peter Jacobs menjelaskan bahwa Bitcoin dan virtual currency lainnya bukan mata uang atau alat pembayaran yang sah di Indonesia.

"Masyarakat dihimbau untuk berhati-hati terhadap Bitcoin dan virtual currency lainnya. Segala risiko terkait kepemilikan/penggunaan Bitcoin ditanggung sendiri oleh pemilik/pengguna Bitcoun dan virtual currency lainnya," tulis Peter dalam siaran pers yang dikeluarkan hari Kamis (6/2/2014).

Pengumuman tersebut sekaligus menyatakan sikap serupa dari BI terhadap mata uang-mata uang virtual lain di luar Bitcoin. Dengan demikian, virtual currency alternatif, semacam Dogecoin dan Litecoin juga tidak diakui sebagai alat pembayaran.

Sebelumnya, pada pertengahan Januari lalu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Sistem Pembayaran Roland Waas telah mengatakan bahwa semua transaksi di NKRI harus menggunakan mata uang rupiah.

Kendati demikian, BI tidak menetapkan peraturan yang secara khusus melarang penggunaan Bitcoin. Ini berarti para pemilik Bitcoin masih bisa bebas bertransaksi dengan mata uang tersebut. Hanya saja, tidak ada perlindungan hukum apabila terjadi kasus-kasus seperti pencurian atau penipuan yang melibatkan virtual currency itu.

Indonesia menjadi negara terbaru yang tidak mengakui Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah. Sebelumnya, sejumlah negara lain telah lebih dulu menyatakan sikap yang sama, seperti Malaysia, Thailand, India, dan China.


.
.

Read More

Game "Flappy Bird" Bisa Dimainkan di PC

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - ika Anda merasa kurang puas memainkan game Flappy Bird dari ponsel pintar atau tablet, Anda bisa memainkannya di perangkat dengan ukuran layar yang lebih besar, yaitu komputer pribadi (personal computer/PC).

Ya, game Flappy Bird kini bisa diakses melalui situs web, sehingga Anda dapat memainkannya dari PC. Anda harus mengunjungi situs web di tautan ini untuk memainkan game yang menjengkelkan karena kesulitannya, namun sangat membuat penasaran itu.

Selain itu, Anda juga dapat memainkan Flappy Bird dari situs jejaring sosial Facebook melalui tautan berikut ini.

Tidak diketahui siapa yang membuat Flappy Bird tersedia di situs web dan Facebook. Karena, pembuat Flappy Bird yang bernama Nguyen Ha Dong, hanya mengembangkan game ini di perangkat mobile.

Selain di Android dan iOS, Nguyen juga berjanji akan meluncurkan Flappy Bird di platform Windows Phone dalam waktu dekat.

Nguyen, saat ini berusia 29 tahun dan berasal dari Hanoi, Vietnam. Flappy Bird sebenarnya telah diluncurkan sejak Mei 2013. Pada November 2013, unduhan Flappy Bird meningkat pesat di toko aplikasi Apple App Store dan Google Play Store.

Dong mengklaim, game gratis ini sekarang diunduh sebanyak 2 sampai 3 juta kali per hari dari perangkat Android dan iOS.

Nguyen merilis Flappy Bird di bawah nama .Gears Studios. Namun, ini bukanlah nama sebuah perusahaan. Nguyen bekerja seorang diri mengembangkan Flappy Bird dan game lainnya seperti Super Ball Juggling, dan Shuriken Block.

Di masa depan, Dong berencana memberi pembaruan fitur dan menutup kekurangan pada game buatannya. Ia juga akan merilis game HTML5 terbaru dengan judul Smashing Kitty, yang menawarkan karakter kucing serta cara bermain yang beda.




.
.

Read More

Google Kini Bayar Langsung Aplikasi Android Buatan Indonesia

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Google mengubah kebijakan penjualan aplikasi Android di Indonesia. Selain menampilkan harga aplikasi dengan mata uang rupiah, sekarang pengembang asal Indonesia juga bisa merilis aplikasi Android berbayar di Google Play Store.

Mulai Jumat (7/2/2014), Google sudah mau mentransfer uang hasil penjualan aplikasi Android berbayar ke rekening bank di Indonesia. Ini sangat memudahkan pengembang Indonesia dalam menjual aplikasi berbayar karena mereka tak perlu lagi berurusan dengan perantara dari negara lain.

Cukup dengan membuka rekening bank di Indonesia, dan mendaftarkannya di Play Store, maka pengembang dapat menerima transfer uang hasil penjualan aplikasi dari Google.

Pengguna Android di Indonesia sendiri mulai hari ini sudah bisa membeli aplikasi di Play Store dengan harga mulai Rp 12.000.

CEO pengembang game TouchTen, Anton Soeharyo, menyambut perubahan kebijakan yang sangat memudahkan pengembang asal Indonesia ini. "Ini perubahan yang bagus, dan kami jadi semangat untuk membuat game di Android. Kami bisa langsung tarik uang hasil penjualan dari bank di Indonesia," kata Anton saat dihubungi KompasTekno.

Sebelumnya, Google tidak mau mentransfer uang hasil penjualan aplikasi Android ke rekening bank di Indonesia. Hal ini membuat pengembang Indonesia hanya dapat melakukan registrasi dan memublikasikan aplikasi gratis di Play Store.

Sementara itu, jika ingin memublikasi aplikasi atau game berbayar, pengembang aplikasi lokal biasanya menjalin kemitraan dengan publisher aplikasi atau game dari Singapura, Hongkong, atau Amerika Serikat.

Jika menjalin kemitraan dengan publisher di luar negeri, biasanya mereka memotong keuntungan pengembang. CEO perusahaan pengembang aplikasi DyCode asal Bandung, Andri Yadi mengatakan, publisher biasanya meminta biaya sekitar 10 persen dari total 70 persen yang diterima pengembang atas aplikasi Android berbayar yang mereka jual.

"Kalau dulu untung kita jadi berkurang, jadi hanya dapat 60 persen dari hasil penjualan. Tapi sekarang developer di Indonesia sudah bisa dapat untung 70 persen, dan 30 persennya untuk Google," kata Andri.

Meski sekarang pengembang aplikasi di Indonesia sudah bisa berjualan langsung di Play Store, mereka masih harus dihadapkan pada masalah klasik dalam ekosistem Android, yaitu pembajakan aplikasi. Dalam kasus ini, dibutuhkan kesadaran pengguna untuk lebih menghargai karya dan kreativitas para pengembang.

Potong pulsa

Pengembang aplikasi dan game di Indonesia sebenarnya punya harapan besar agar Google mau menerima pembayaran dengan metode potong pulsa, lantaran jumlah pengguna kartu kredit di Indonesia tidak mengalami pertumbuhan signifikan. Sementara itu, untuk membeli aplikasi, pengguna ponsel pintar atau tablet di Indonesia lebih familiar dengan metode potong pulsa.

"Di Jepang dan Korea Selatan, Google sudah membuka metode pembayaran potong pulsa untuk pembelian aplikasi Android. Ini salah satu alasan kenapa pengembang di sana kaya, dan ekosistemnya tumbuh pesat," ujar Anton.

Beberapa perusahaan operator seluler di Indonesia sudah berusaha melobi Google agar mau membuka metode potong pulsa. Namun, hingga kini Google belum merealisasikan hal itu.

Toko aplikasi online Windows Phone, Nokia Store, dan BlackBerry World sudah lama membuka metode potong pulsa hasil kerja sama dengan perusahaan operator seluler. Hal ini sangat memudahkan pengembang untuk mendapatkan uang dari aplikasi mereka.


.
.

Read More

Inilah Alasan Mengapa Game "Flappy Bird" Mendadak Populer

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Game Flappy Bird sudah dirilis sejak Mei 2013 untuk perangkat berbasis iOS dan Android. Game ini mendadak populer dan ramai dibicarakan di media sosial pada awal 2014, bahkan media massa sekelas Time dan Forbes pun turut mengulas permainan ini.

Flappy Bird dibuat oleh Nguyen Ha Dong, berusia 29 tahun, asal Hanoi, Vietnam. Ia meluncurkan game Flappy Bird pada Mei 2013 di bawah bendera dotGears Studio, meskipun itu bukanlah nama sebuah perusahaan, dan hanya Dong sendirilah yang berada di Gears Studio.

Seseorang menanyakan kepadanya tentang popularitas Flappy Bird yang mendadak naik daun. Apakah ini benar-benar alami?

Dong sendiri tidak tahu mengapa game buatannya bisa begitu populer. "Sulit untuk percaya. Saya tidak memiliki sumber daya untuk melakukan hal lain selain mengunggah permainan ini (ke Apple App Store dan Google Play Store)," kata Dong.

Dia juga mengatakan bahwa akun yang mengatasnamakan Flappy Bird di media sosial Twitter, Facebook, dan Instagram, bukan dimiliki oleh dirinya sendiri.

"Popularitas bisa menjadi keberuntungan saya," ucap Dong dalam wawancara dengan Chocolate Lab Apps.

Chocolate Labs Apps berpendapat, salah satu alasan naik daunnya Flappy Bird adalah ulasan yang ditulis para pengguna di toko aplikasi Android dan iOS, serta ramainya perbincangan di Twitter yang menggunakan tanda pagar #FlappyBird.

Pengguna berlomba-lomba membuat ulasan tentang Flappy Bird dengan nuansa konyol dan deskripsi bagaimana frustrasinya mereka memainkan game tersebut.

Bahkan, bermunculan pula gambar olahan bernuansa lucu (meme) yang menggambarkan tentang bagaimana mereka kecanduan game yang membuat emosi ini.


Gambar olahan bernuansa lucu (meme) yang menggambarkan ekspresi memainkan Flappy Bird
Menurut Dong, sebagian besar pengguna game Flappy Bird adalah anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah. Ia mengucapkan terima kasih kepada mereka yang berbagi pengalaman memainkan Flappy Bird.

Dalam game ini, pengguna dapat membagikan skor mereka lewat pesan singkat (SMS), pesan elektronik (e-mail), serta media sosial Facebook dan Twitter. Bagi pemain, mendapatkan skor yang tinggi bisa jadi merupakan kebanggan tersendiri karena Flappy Bird merupakan salah satu game tersulit.

Cara memainkan

Karakter utama game dengan nuansa grafis 8-bit ini adalah seekor burung. Cara memainkan Flappy Bird cukup dengan mengetuk jari ke layar untuk membuat si burung terbang, dan burung itu diharuskan melewati pipa-pipa berwarna hijau. Tidak ada tantangan atau cerita lain!

Pemain akan mendapat skor 1 (satu) jika berhasil melewati satu pipa.

Di sinilah tantangan memainkan Flappy Bird. Membuat si burung melewati pipa adalah hal yang sangat sulit. Jika waktu Anda mengetuk layar tidak tepat, maka si burung terbang dan akhirnya menabrak pipa. Dan, Anda harus mengulang game ini dari awal.

Rasa penasaran semakin menjadi ketika melihat skor. Setelah bermain berkali-kali, dan gagal terus, ternyata skor terbaik yang Anda dapat hanya lima (5). Anda tidak akan tinggal diam melihatnya, ada dorongan kuat untuk mencoba lagi, tidak mungkin menolak tombol "OK" dan "Start."


.
.

Read More

Kelebihan dan Kekurangan iPhone 5S

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Perangkat iPhone 5S sudah resmi masuk Indonesia. Mari menyimak kembali beberapa kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan

Perangkat ini datang dengan berbagai kelebihan baru dibandingkan dengan iPhone generasi sebelumnya, yaitu dari segi kamera dan juga prosesor.

1. Prosesor 64-bit. iPhone 5S disebut menjadi smartphone pertama di dunia yang dilengkapi prosesor 64 bit dalam bentuk chip Apple A7. Apple mengklaim bahwa prosesor ini memiliki kinerja olah data dan grafis dua kali lebih kencang dibandingkan pendahulunya, Apple A6 pada iPhone 5.

Apple turut menyiapkan sistem operasi iOS 7 berikut aplikasi-aplikasi yang mampu memanfaatkan arsitektur 64-bit dari iPhone 5S. Ponsel ini juga mampu menjalankan judul-judul software 32-bit yang didesain untuk pendahulunya.

2. Prosesor pendamping untuk memantau sensor gerak. Di samping prosesor utama A7, Apple juga turut membenamkan prosesor pendamping bernama M7. Tugasnya adalah secara khusus menangani input dari berbagai macam sensor di iPhone tersebut, termasuk accelerometer, gyroscope, dan kompas.

Prosor pendamping ini mengurangi beban pemrosesan dari prosesor utama dan membuka kemungkinan pemanfaatan oleh aplikasi-aplikasi navigasi dan kesehatan, misalnya Nike+ Move.

3. Kamera "iSight" baru. Unit kamera pada iPhone 5S memiliki sensor yang ukurannya 15 persen lebih besar dibandingkan pendahulunya. Sensor yang lebih besar ini turut memperbesar ukuran tiap-tiap fotodioda (pixel) yang pada gilirannya meningkatkan kualitas foto yang dihasilkan.

Konsep ini mirip dengan teknologi "Ultrapixel" dari HTC. Tetapi, Apple tidak memangkas ataupun meningkatkan resolusi kamera, tetapi tetap mempertahankan angkanya di 8 megapixel.

Kelengkapan lain yang tak kalah menarik adalah lampu flash dengan dua warna yang secara otomatis mampu menyesuaikan keluaran white balance dari flash sehingga selaras dengan kondisi cahaya lingkungan.

Selain itu, ada juga kemampuan merekam video slow-motion dengan frame rate 120 FPS pada resolusi 1280 x 720.

4. Pemindai sidik jari. Fitur yang satu ini berkaitan dengan keamanan. iPhone 5S mampu memanfaatkan sidik jari pengguna sebagai pengganti password untuk melakukan login, termasuk dalam membuka kunci lockscreen pada iPhone.

Layanan-layanan Apple seperti iTunes juga mendukung otentifikasi pengguna melalui pemindaian sidik jari.

Sensor sidik jari pada iPhone 5S terintegrasi pada tombol "Home" di bagian muka. Kini tombol ini dibuat dari bahan safir yang anti-gores dan mampu memindai sidik jari pengguna dari berbagai arah.

Kekurangan

Setelah mengetahui kelebihan dari perangkat tersebut, ada baiknya KompasTekno membahas kekurangan dari iPhone 5S. Berikut 5 kelemahan iPhone 5S, seperti dikutip dari Cnet.

1. Ukuran layar yang tidak berubah

Di saat kompetitor sedang berlomba-lomba untuk menghadirkan ponsel pintar dengan bentang layar sebesar mungkin, Apple tidak bergeming dengan ukuran yang ada sekarang.

Ukuran layar iPhone 5S tidak berubah dari iPhone 5S, yaitu sama-sama 4 inci. Ukuran tersebut hanya setengah inci lebih besar dibandingkan iPhone 4S.

2. Prosesor yang lebih cepat

Ya, dengan prosesor yang lebih cepat tentunya akan membuat iPhone 5S lebih bertenaga. Namun, hal tersebut ternyata hanya berperan besar agar aplikasi dan game berjalan lebih mulus.

Bagaimana dengan operasional perangkat lainnya? Sayangnya, untuk sebagian besar kegiatan operasional perangkat, prosesor tidak berperan banyak.

Selain itu, karena tenaga perangkat yang semakin besar dan berlipat gandanya transistor di prosesor, tentunya akan mengonsumsi daya baterai yang lebih besar.

3. Tidak ada peningkatan daya tahan baterai

Mungkin, sebagian besar orang tidak butuh prosesor yang lebih cepat, asalkan kegiatan operasional sehari-hari sudah terpenuhi. Yang banyak dibutuhkan oleh konsumen saat ini adalah kapasitas baterai yang lebih besar. Sayangnya, hal tersebut tidak diakomodir Apple di iPhone terbarunya.

4. Tidak ada model dengan kapasitas yang lebih besar

iPhone 5S saat ini hanya hadir dalam kapasitas 16, 32, dan 64 GB. Sayangnya, ia tidak dipersenjatai dengan kapasitas yang lebih besar dari itu, seperti 128 GB.

Saat ini, banyak pengguna yang menyimpan musik, foto, dan berbagai dokumen lainnya di perangkat ponsel pintar. Sangat dibutuhkan perangkat yang memiliki kapasitas yang besar.

Padahal, sudah banyak ponsel berbasis Android yang telah dilengkapi dengan dukungan terhadap kartu microSD berkapasitas hingga 64 GB.

5. Tidak terlalu banyak inovasi baru

Fitur pemindai sidik jari di iPhone 5S memang mendapatkan perhatian yang besar dari konsumen. Hal tersebut terjadi karena ini merupakan inovasi yang dianggap baik.

Sayangnya, inovasi tersebut hanya datang dari sisi fitur tersebut saja. Belum ada inovasi lain yang benar-benar membuat para konsumen merasa kagum, seperti pada saat iPhone untuk pertama kalinya diluncurkan.


.
.

Read More

Pemprov DKI Gandeng Google untuk Mengurai Problema Jakarta

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
13910122211154867239
MonZaeMon 69 - Banjir tahun 2014 ini benar-benar merupakan ujian besar bagi kepemimpinan Jokowi-Ahok. Janji keduanya saat kampanye bahwa mereka sanggup menuntaskan problem akut Jakarta mendapatkan tantangan besar untuk pembuktiannya.

Tetapi bila dipikir secara logika, memang tidak mungkin problem Jakarta seperti banjir dan macet bisa diatasi dalam waktu singkat. Terlebih problem ini sudah mengurat akar dan melibatkan banyak faktor didalamnya yang membuatnya menjadi sangat kompleks. Memang terkesan mencari excuse.

Segala upaya sudah dikerahkan dimana dalam satu tahun memerintah, Jokowi-Ahok sudah bekerja keras untuk menormalisasi aliran sungai, waduk, drainase dan sejenisnya. Tetapi sekali lagi, satu tahun adalah waktu yang terlalu singkat untuk dapat mengurai permasalahan yang sudah akut tersebut.

Belum lagi faktor rendahnya kesadaran warga terhadap disiplin menjaga lingkungan atau mentaati peraturan. Kebanyakan warga DKI hanya suka berteriak saat haknya terganggu, tetapi sangat sulit untuk memenuhi kewajiban sebagai warga yang taat peraturan baik dalam hal membuang sampah atau berlalu lintas di jalan.

Warga DKI yang padat dan terdiri dari berbagai latar belakang suku, agama, ekonomi atau budaya tentu menjadi variabel lain yang berkontribusi terhadapa sulitnya mengatur mereka. Ditambah lagi, sikap individualistik atau juga etnik sentris yang tinggi, membuat sipapun yang memimpin Jakarta tidak boleh bersikap lunak, apalagi mudah berkompromi terhadap penyimpangan.

Kita sangat mudah menyaksikan bagaimana warga membuang sampah secara sembarangan dan menganggap hal ini sebagai suatu kewajaran. Sungai menjadi tempat sampah raksasa dan jalan raya berubah menjadi ruang tempat mengekspresikan kegagahan. Bagi orang waras, perilaku seperti itu adalah sesuatu yang memalukan; tetapi bagi warga, hal-hal yang menyimpang telah menyatu dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Namun demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak pernah lelah untuk bekerja demi mengatasi “kerusakan” Jakarta yang sudah akut dan memperbaiki perilaku warganya yang “tidak tahu diri”.

Selain memasang CCTV di berbagai sudut kota, Pemprov DKI akan melakukan kerja sama dengan Google sebagai upaya mempercepat monitoring lapangan. Dalam kerjasama ini, Pemprov akan menggunakan perangkat lunak (software) yang fungsinya untuk mempermudah pengaduan warga. Dengan memanfaatkan peta geospasial Google, setiap pengaduan warga akan langsung terdeteksi lokasi dan gambarnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan bahwa sistem ini akan membantu karena setiap pengaduan dapat dilakukan melalui media sosial seperti twitter dan sejenisnya dan secara langsung titik masalah seperti macet, sampah, jalan rusak, tanggul jebol dan lain-lain dapat diketahui dengan cepat di mana lokasinya.

Penggunaan teknologi geospasial juga memungkinkan pemprov DKI untuk melakukan pemetaan data terhadap pengelolaan sampah di Jakarta. Bahkan pengawasan kinerja aparat dapat dilakukan melalui pemetaan geospasial.

Tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya; betapapun akutnya permasalahan Jakarta pasti akan bisa terselesaikan juga. Selain butuh keseriusan pemprov DKI untuk mengatasinya, peran warga sangat penting untuk membuat Jakarta bebas banjir, rapi dan tertata. Kompas.com

.
.

Read More

Awas, Ponsel Android "Ketularan" Virus dari PC

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Malware atau program jahat yang mengincar perangkat Android biasanya memanfaatkan social engineering dan aplikasi palsu untuk menyebarkan diri.

Akan tetapi, belakangan muncul sebuah trojan yang menginfeksi PC dan bisa "menulari" gadget Android yang terhubung ke PC tersebut. Hal ini terbilang unik karena belum pernah dijumpai sebelumnya.

Keberadaan program jahat yang dinamai Trojan.Droidpak tersebut diungkapkan oleh laporan firma keamanan Symantec.

"Sebelumnya kami pernah menjumpai malware Android yang menyasar sistem Windows… dengan menyisipkan file autorun.inf di micro-SD," ujar peneliti Symantec Flora Liu, sebagaimana dikutip oleh PC World.

"Tapi kali ini kami menjumpai hal sebaliknya, yaitu malware Windows yang berusaha menginfeksi perangkat Android," lanjut Liu.

Trojan.Droidpak pertama-tama bersarang di PC Windows dengan menciptakan file DLL dan me-register service baru agar tetap aktif di memori biarpun komputer mengalami re-boot. Ia kemudian mengunduh file APK untuk dipasang secara diam-diam ke perangkat Android yang terhubung ke PC bersangkutan.

Hal tersebut bisa dilakukan apabila gadget Android yang terhubung menjalankan mode USB Debugging. Mode tersebut umumnya digunakan oleh pengembang aplikasi atau pengguna yang akan melakukan rooting.

Sang malware kemudian membikin aplikasi Google Play Store palsu di gadget terinfeksi, lengkap dengan icon yang sama dengan toko aplikasi Google tersebut, tapi namanya sedikit berbeda, yaitu "Google App Store".

Symantec turut menemukan bahwa malware ini mencari aplikasi online banking tertentu asal Korea Selatan, lalu berupaya menghapus serta menggantinya dengan versi lain yang sudah terinfeksi.

Trojan.Droidpak juga mencegat pesan-pesan SMS yang dikirimkan dari perangkat dan mengirimnya ke server kendali. Dari hal ini, bisa disimpulkan malware tersebut memiliki motif finansial atau bertujuan mencuri uang.

Meski mengincar sasaran dari negara tertentu, tak menutup kemungkinan bahwa para pengembang malware Android lain akan meniru teknik serangan baru ini.

Untuk saat ini, metode penularan Trojan.Droidpak masih memiliki kelemahan, yaitu hanya bisa berjalan apabila perangkat Android mengaktifkan USB Debugging mode. Karena itu Liu menyarankan pengguna agar mematikan fitur tersebut sebagai langkah preventif.

Sumber: PCWorld
Editor: Wicak Hidayat (Kompas.com)
.
.

Read More

Nonton Pakai Google Glass, Diciduk FBI

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Perangkat Google Glass ternyata masih mengundang kecurigaan yang bisa berujung pada kejadian tidak mengenakkan bagi si pemakai, tak terkecuali di negeri asalnya sendiri, Amerika Serikat.

Salah satu peristiwa seperti itu dialami oleh seorang pria asal Ohio, AS. Ceritanya, sebagaimana dilansir oleh Business Insider, pada 18 Januari lalu, lelaki pengguna Google Glass yang tidak disebutkan namanya tersebut sedang bermalam minggu dengan menonton film di bioskop Easton Mall, kota Colombus, AS. Film yang ditonton bersama istrinya mengisahkan sepak terjang agen rahasia CIA, berjudul Jack Ryan: Shadow Recruit.

Sekitar satu jam setelah mulai menonton, tiba-tiba pasangan itu didatangi seseorang yang menunjukkan lencana mirip petugas polisi. Orang tersebut melepas Google Glass yang dipakai di kepala si pria dan memintanya bersama sang istri agar keluar dari gedung bioskop.

"Rasanya memalukan sekali, di luar bioskop sudah ada sekitar 5-10 polisi dan petugas keamanan mall," kata si pria empunya Google Glass.

Rupanya, pihak AMC yang mengelola bioskop melihat Google Glass yang dipakai pria itu dan curiga dia memakainya untuk merekam film secara diam-diam. AMC lantas memanggil pihak berwenang. Pria tersebut kemudian diinterogasi secara "sukarela" (tapi disertai ancaman) oleh orang-orang yang disebutnya sebagai "agen federal" atau FBI.

Dia berusaha menerangkan bahwa dirinya sama sekali tidak berusaha merekam film dengan kacamata pintar tersebut. "Saya terus menyuruh mereka mengakses Glass dan melihat bahwa tidak ada apa-apa, kecuali foto istri dan anjing saya," ujar si pria yang ternyata merupakan korban salah sangka itu.

Pada saat menonton film, si pria mengaku mematikan Google Glass agar tak mengganggu. Tapi, berhubung dia memakai versi Glass yang tersambung ke frame kacamatanya sendiri (perscription glass), perangkat itu terpaksa dipakai terus agar dia bisa melihat.

Para penginterogasi tidak percaya dan malah menanyai dia macam-macam. Akhirnya, ada petugas yang datang membawa laptop. Agen FBI tersebut kemudian mengunduh semua file yang ada dalam Google Glass dan menelusurinya satu per satu.

Selang lima menit kemudian, para petugas menyadari kesalahan mereka. Agen-agen yang mengaku diutus oleh "asosiasi film" ini memberikan empat tiket bioskop gratis ke sang pemilik Google Glass, tapi pria tersebut tetap gusar karena tidak mendengar permintaan maaf.

"Dia cuma bilang dihubungi AMC, lalu dia mengontak FBI… Saya sebenarnya bisa terima kalau dia bilang 'Mohon maaf atas kesalahan ini.' Empat tiket gratis itu justru membikin saya tersinggung," gerutu si pria pemilik Google Glass.

Google Glass sendiri sebenarnya belum dijual bebas hingga saat ini. Pria tersebut adalah salah satu peserta program Glass Explorer yang berperan sebagai penguji versi beta dari Glass.

Ini bukan kali pertama pemakai Google Glass bermasalah karena diduga melanggar hukum. Minggu lalu, seorang wanita yang ditilang karena memakai Google Glass saat berkendara dibawa ke meja hijau. Hakim kemudian memutuskan bahwa dia tidak bersalah.


.
.

Read More

Google Now Sudah Bisa Digunakan di PC ?

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - Google akan membawa fitur asisten digitalnya, Google Now ke PC. Sebelumnya, Google Now lebih dulu hadir di Android dan iOS.

Peramban (browser) Google Chrome terbaru yang masih dalam tahap beta memiliki opsi untuk mengaktifkan Google Now. Terdapat pilihan untuk menjadikan Google Now ditampilkan sebagai tab notifikasi yang bisa muncul di layar, demikian dikutip dari Digital Trends (18/1/2014).

Seperti yang ditulis dalam blog Google Operating System (bukan blog resmi Google), fitur Google Now ini bisa diaktifkan pengguna Chrome dengan mengetik "chrome://flags/#enable-google-now" dalam kolom URL browser. Ganti setting tersebut dari Default menjadi Enabled, lalu klik "Relaunch Now" di bagian bawah.

Selanjutnya, restart browser dan sign in ke Google Chrome dengan akun Google, atau membuka tautan http://google.com/now, Anda bisa menikmati layanan Google Now di browser desktop. Fitur ini terdapat dalam browser terbaru Chrome Canary baik untuk Windows atau Mac.

Jika pengguna mengaktifkan Google Now di perangkat mobile mereka, maka Cards yang ditampilkan di desktop juga akan menyesuaikan, seperti Cards untuk cuaca, skor pertandingan, lalu-lintas, atau event reminder.

Beberapa Cards akan menampilkan informasi berdasar pada lokasi perangkat mobile. Google Now di desktop mengambil informasi lokasi tersebut dari perangkat mobile, bukan berdasar pada PC yang digunakan pengguna.

Banyak pengguna Android yang "dipaksa" menggunakan Google Now dalam perangkat mereka, seiring dengan update terbaru. Fitur tersebut otomatis muncul setelah update, walau bisa dinonaktifkan dari setting Google Search. Hasilnya, banyak pengguna mobile yang tidak menyukai fitur tersebut, atau belum bisa menerimanya.

Lalu setelah ini, apakah Google Now juga bakal diterima di versi desktop?

Sumber: Digital Trends
Editor: Wicak Hidayat
.
.

Read More

Bus Tingkat Hijau-Ungu Ikon Baru Kota Jakarta

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
MonZaeMon 69 - kota sering kali menjadi saksi perjalanan seseorang. Siapa pun yang pernah bepergian ke kota London, Inggris, pasti ingat bus tingkat berwarna merah yang menjadi salah satu ikon kota itu. Lantaran menarik, banyak turis yang mengabadikan perjalanannya dengan latar bus tersebut.

Melalui bus tingkat juga, Jakarta menghadirkan ikon baru, melengkapi ikon kota yang sudah ada. Bus berwarna hijau pupus dan ungu ini akan melayani warga secara gratis di pusat kota. Fungsinya sama dengan bus tingkat di London, menjadi daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara.

Bus berkapasitas 62 tempat duduk ini diluncurkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Kamis (16/1/2014) siang, di Bundaran HI. Peluncuran disambut sukacita, sebagian melongo melihat bus tingkat baru itu. Siang itu, lima bus dijajal, mulai dari Bundaran HI, Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Harmoni, Juanda, Veteran III, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Barat, hingga Jalan Medan Merdeka Selatan.

Seusai menjajal bus, Jokowi puas. ”Bus ini lebih baik daripada bus yang ada di London. Inilah yang saya inginkan, desainnya pas, warnanya juga cocok. Desain ini sudah berkali-kali berubah, baru yang ini saya setujui,” kata Jokowi.

Selama perjalanan, mantan Wali Kota Solo itu duduk di kursi paling depan di dek atas bus. Dari dek atas bus, penumpang seperti menjadi ”raja” jalanan. Sebab, dapat menyaksikan lalu lintas kendaraan dari posisi lebih tinggi dibandingkan dengan sekitarnya. ”Kenikmatan naik bus tingkat pada saat duduk di dek atas,” kata Bobi, pekerja swasta yang ikut mencoba perjalanan siang itu.

Bus dengan tinggi 4,1 meter, panjang 13,5 meter, dan lebar 2,5 meter ini dihiasi dengan sejumlah ikon Jakarta, antara lain Tugu Monas, Tugu Selamat Datang, Tugu Pancoran, Stasiun Kota, dan gambar pusat perbelanjaan. Dengan spesifikasi itu, tidak semua jalanan di Jakarta bisa dilewati.


 
TRIBUNNEWS/HERUDIN Interior bus tingkat wisata saat diperkenalkan kepada masyarakat di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2014). Pemprov DKI Jakarta mendatangkan lima bus tingkat dari China untuk meningkatkan pariwisata, yang akan mulai dioperasikan awal Februari.
 
Adapun fasilitas di dalam bus tersedia enam kamera pemantau, jaringan internet, televisi, global positioning system (GPS), dan penyejuk ruangan.

Pemandu

Sebagai bus wisata, keberadaan pemandu wisata sangat penting. Merekalah yang membantu memaknai perjalanan wisatawan dari bus tingkat. DKI akan menyediakan tiga pemandu di setiap bus. Namun, London punya cara lain, di setiap bangku bus double decker merah disediakan perangkat elektronik yang dapat dimanfaatkan penumpang bus. Perangkat ini secara otomatis menjelaskan setiap fase perjalanan, lengkap dengan ikon-ikon yang dilewati.

Menurut rencana, bus ini akan melewati Bundaran HI-Medan Merdeka Barat-Harmoni-Juanda-Gedung Kesenian Jakarta-Gereja Katedral-Masjid Istiqlal-Juanda-Medan Merdeka Utara-Istana Negara-Balai Kota-MH Thamrin-Bundaran HI.

Berikutnya Pemprov DKI Jakarta akan menambah rute yang menghubungkan tempat tujuan wisata di Jakarta. Jumlah bus pun akan ditambah, targetnya menjadi 50 unit sampai akhir tahun ini.

Selain sukacita, banyak harapan yang disampaikan masyarakat. Andini (26), warga Jakarta, meminta agar ada kepastian mengenai layanan bus. ”Jika memang gratis, bagaimana cara kami mengakses bus itu,” kata Andini.

Andini kagum dengan desain bus yang menarik. Siang itu, dia mengabadikan diri di depan bus tingkat yang diparkir di Lapangan Monas. ”Bus ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, jangan sampai malah menambah kepadatan lalu lintas Jakarta,” kata ibu satu anak itu.

 
TRIBUNNEWS/HERUDIN Bus tingkat wisata melintas di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, untuk diperkenalkan kepada masyarakat, Kamis (16/1/2014). Pemprov DKI Jakarta mendatangkan lima bus tingkat dari China untuk meningkatkan pariwisata, yang akan mulai dioperasikan awal Februari.
 
Sementara Adi (42), pekerja di kawasan Senayan, menanyakan kepastian jadwal keberangkatan bus. Jika untuk mengurai kemacetan, harus ada kepastian jadwal kedatangan. Dia tidak yakin dengan jumlah yang terbatas dan kondisi lalu lintas Jakarta yang padat, jadwal kedatangan bisa dipastikan dan berlangsung cepat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budhiman memastikan bus itu gratis. Namun, Dinas Pariwisata menyiapkan model pemanfaatan bus itu, salah satunya bekerja sama dengan pihak perhotelan di Jakarta.

Dia berharap, seiring beroperasinya bus tingkat itu, kedatangan turis ke Ibu Kota semakin bertambah sehingga dapat menggerakkan perekonomian kota. Keinginan itu bukan mustahil. Namun, butuh dukungan banyak pihak, termasuk pihak swasta. Warga menunggu bus dioperasikan setelah Pemprov DKI menyelesaikan syarat administratif kelaikan kendaraan itu. (Andy Riza Hidayat) Kompas.com
.
.